Selasa, 05 Oktober 2010
Pantangan makanan bagi Penderita cholesterol , asam urat dan kencing manis
Cholesterol
Nilai Normal Cholesterol :
160 s/d 200 Mg / dl
Pantangan Makanan :
1. Jeroan
2. Lemak
3.Durian
4. Alpukat
5. Otak
6. Udang
7. Cumi
8. Kepiting
9. Soto sulung
10 . Sop Buntut
Asam Urat
Nilai Normal Asam urat :
a. Pria : 3,5 s/d 7 Mg / dl
b. Wanita : 2,6 s/d 6 Mg / dl
Pantangan Makanan :
1. Kacang Mete
2. Melinjo
3. Kacang Tanah
4. Brokoli
5. Bayam
6. Daun singkong
7. Kacang ijo
8. Kecambah
9. Kacang kedele
10. Kobis
Penyakit Kencing manis
Nilai Normal Gula Darah :
a. Puasa : 80 s/d 126 Mg / dl
b. Tidak Puasa : 80 s/d 200 Mg / dl
Pantangan Makanan :
1. Mie dan Pasta
Sebagian besar pasta dan mie memiliki indeks glikemik tinggi. Artinya pasta dan mie dibuat dengan olahan karbohidrat sederhana seperti gandum atau tepung beras. Konsumsi karbohidrat tinggi bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.
2. Nasi
Kurangi konsumsi nasi putih karena kandungan karbohidratnya sangat tinggi. Anda bisa menggantinya, dengan nasi yang berasal dari beras merah maupun beras coklat.
3. Kafein
Beberapa penelitian, salah satunya yang berjudul "Diabetes Care" ditulis oleh Hudson Lee dan Kilpatrick pada 2005 menunjukkan kafein memiliki dampak negatif pada penderita diabetes. Untuk itu, akan lebih jika Anda mengurangi minuman yang mengandung kafein.
4. Kentang
Kandungan karbohidrat pada kentang yang tinggi, membuat indeks glikemiknya juga tinggi. Untuk itu, kurangi konsumsi kentang, baik yang dipanggang, direbus maupun digoreng.
5. Roti putih
Kurangi konsumsi roti yang terbuat dari tepung putih. Lebih baik pilih roti yang terbuat dari tepung gandum. Selain memiliki banyak serat juga baik untuk jantung Anda.
Nilai Normal Cholesterol :
160 s/d 200 Mg / dl
Pantangan Makanan :
1. Jeroan
2. Lemak
3.Durian
4. Alpukat
5. Otak
6. Udang
7. Cumi
8. Kepiting
9. Soto sulung
10 . Sop Buntut
Asam Urat
Nilai Normal Asam urat :
a. Pria : 3,5 s/d 7 Mg / dl
b. Wanita : 2,6 s/d 6 Mg / dl
Pantangan Makanan :
1. Kacang Mete
2. Melinjo
3. Kacang Tanah
4. Brokoli
5. Bayam
6. Daun singkong
7. Kacang ijo
8. Kecambah
9. Kacang kedele
10. Kobis
Penyakit Kencing manis
Nilai Normal Gula Darah :
a. Puasa : 80 s/d 126 Mg / dl
b. Tidak Puasa : 80 s/d 200 Mg / dl
Pantangan Makanan :
1. Mie dan Pasta
Sebagian besar pasta dan mie memiliki indeks glikemik tinggi. Artinya pasta dan mie dibuat dengan olahan karbohidrat sederhana seperti gandum atau tepung beras. Konsumsi karbohidrat tinggi bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.
2. Nasi
Kurangi konsumsi nasi putih karena kandungan karbohidratnya sangat tinggi. Anda bisa menggantinya, dengan nasi yang berasal dari beras merah maupun beras coklat.
3. Kafein
Beberapa penelitian, salah satunya yang berjudul "Diabetes Care" ditulis oleh Hudson Lee dan Kilpatrick pada 2005 menunjukkan kafein memiliki dampak negatif pada penderita diabetes. Untuk itu, akan lebih jika Anda mengurangi minuman yang mengandung kafein.
4. Kentang
Kandungan karbohidrat pada kentang yang tinggi, membuat indeks glikemiknya juga tinggi. Untuk itu, kurangi konsumsi kentang, baik yang dipanggang, direbus maupun digoreng.
5. Roti putih
Kurangi konsumsi roti yang terbuat dari tepung putih. Lebih baik pilih roti yang terbuat dari tepung gandum. Selain memiliki banyak serat juga baik untuk jantung Anda.
Sabtu, 29 Mei 2010
7 Fakta Wanita Bisa Cepat Orgasme

Cewek sulit orgasme? Tidak sepenuhnya benar. Hanya saja Anda, kaum wanita perlu melakukan ‘pemanasan’ lebih lama karena Anda baru siap penetrasi ketika sudah sangat terangsang. Jika suami bersedia sabar meladeni permainan cinta di awal hubungan intim, orgasme bagi wanita bukan hal yang langka. Berikut ini adalah Tips mengenal 7 fakta penting pembuat cewek orgasme:
Tips Mengenal 7 Fakta Pembuat Cewek Orgasme
1. Makin Banyak Cairan, Makin Baik. Semakin banyak cairan pelumas yang keluar saat dialakukan rangsangan pada G-Spot, akan semakin baik.
2. Gunakan Peran Jari. Manfaatkan jari (sendiri atau pasangan) untuk menstimulasi G-Spot. Pastikan jari tangan dalam keadaan bersih dan kuu sudah terpotong dan terkikir rapi.
3. Lakukan foreplay lebih lama. Lakukan stimulasi pada bgian klitoris. Hal itu juga mampu membantu tercapainya ejakulasi.
4. Kenali Gejala Awal. Saat mulai terasa rangsangan pada G-Spot, biasanya timbul perasaan ingin buang air kecil. Tetap lakukan stimulasi. Setelah 10-30 detik dengan sendirinya, rasa kebelet, akan berubah menjadi
kenikmatan seksual.
5. Terus Lakukan Pijatan. Saat vagina mulai berkontraksi dan meremas kencang, jangan berhenti melakukan pijatan pada G-Spot dan juga klitoris. Itu tanda awal orgaseme dan ejakulasi
6. Makin Ramai, Makin Seru. Coba lakukan desahan dan sedikit teriakan saat pasangan berhasil menyentuh bagian yang tepat. Dipercaya suara bisa lebih memacu gairah seks Anda dan pasangan.
7. Ganti Posisi. Jika posisi berbaring kurang efektif untuk perangsang G-Spot, jangan ragu untuk mengubah gaya bercinta.
d undefined

Posisi Seks Menentukan Kepuasan
Ini merupakan suatu pertanyaan umum. Sebenarnya semua posisi ML yang dimaksud untuk mendatangkan kepuasan seks yang maksimal bagi para pelakunya. Posisi mana yang paling memuaskan, semua itu tergantung pada Anda yang melakukannya.
Banyak pria yang lebih menyukai pasangannya berada di atas. Namun para perempuan kebanyakan lebih suka berada di bawah.
Biasanya alasan perempuan memilih posisi ML di bawah adalah:
1. Bisa dengan bebas memandang pasangannya. Perempuan juga bisa melihat ekspresi wajah pasangan, dan merasa sangat dicintai bila ekspresinya tercapai.
2. Memberi rasa feminin dan erotis, dengan rambut yang terurai di bantal.
3. Posisi ini sangat indah secara estetika, sebab perempuan tidak perlu merasa malu akan tubuhnya, karena tertutup tubuh pasangannya. 4. Beberapa perempuan mengatakan bahwa posisi di bawah membuat
Posisi seks menetnukan kepuasan

Posisi Seks Menentukan Kepuasan
Ini merupakan suatu pertanyaan umum. Sebenarnya semua posisi ML yang dimaksud untuk mendatangkan kepuasan seks yang maksimal bagi para pelakunya. Posisi mana yang paling memuaskan, semua itu tergantung pada Anda yang melakukannya.
Banyak pria yang lebih menyukai pasangannya berada di atas. Namun para perempuan kebanyakan lebih suka berada di bawah.
Biasanya alasan perempuan memilih posisi ML di bawah adalah:
1. Bisa dengan bebas memandang pasangannya. Perempuan juga bisa melihat ekspresi wajah pasangan, dan merasa sangat dicintai bila ekspresinya tercapai.
2. Memberi rasa feminin dan erotis, dengan rambut yang terurai di bantal.
3. Posisi ini sangat indah secara estetika, sebab perempuan tidak perlu merasa malu akan tubuhnya, karena tertutup tubuh pasangannya. 4. Beberapa perempuan mengatakan bahwa posisi di bawah membuat
mereka lebih mudah mencapai orgasme kerena merasa lebih nikmat.
Variasi lainnya dalam rangka menemukan kepuasan ML pada posisi misionaris ini adalah, perempuan bisa menaruh 1-2 bantal di bawah pinggul lalu mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam, maka akan terasa suatu kenikmatan yang lain. Juga bisa dengan kedua kaki direntangkan lebih lebar, melingkari pinggang atau bahu pasangan.
Posisi yang lain merupakan posisi menahan busur. Ini adalah posisi spesifik yang sangat mudah dilakukan, posisi ini memiliki ciri gerakan yang khusus, yaitu tumpuan tubuh perempuan, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, paha dibuka sedikit agar lebar, lelaki melakukan penetrasi di atas.
Bila sang perempuan cukup bugar, boleh juga mencoba variasi lain. Caranya menarik lutut ke arah dada, lalu rentangkan sedemikian rupa sampai sang pria bisa berada di antara kedua lutut itu. Dengan posisi betis berada di sisi punggung sang pria, paha Anda menahan tubuhnya.
Dengan posisi ini keuntungannya dapat memberikan Anda keleluasaan untuk mengendalikan permainan, menahan berat tubuh sang pria, orgasme pun akan lebih mudah tercapai.
Tetapi, yang perlu Anda perhatikan adalah, bagaimana pun posisinya, kunci permainan adalah aliran adrenalin. Artinya, bila Anda merasa denyut nadi bertambah cepat, peluh mulai keluar, dan adrenalin mengalir lebih deras, barulah seks akan memuaskan Anda.
Bila pasangan menganggap seks hanya rutinitas, posisi apa pun tak akan dapat memuaskan. Jadi pertahankan aliran deras adrenalin itu dengan menenangkan pikiran Anda.
Variasi lainnya dalam rangka menemukan kepuasan ML pada posisi misionaris ini adalah, perempuan bisa menaruh 1-2 bantal di bawah pinggul lalu mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam, maka akan terasa suatu kenikmatan yang lain. Juga bisa dengan kedua kaki direntangkan lebih lebar, melingkari pinggang atau bahu pasangan.
Posisi yang lain merupakan posisi menahan busur. Ini adalah posisi spesifik yang sangat mudah dilakukan, posisi ini memiliki ciri gerakan yang khusus, yaitu tumpuan tubuh perempuan, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, paha dibuka sedikit agar lebar, lelaki melakukan penetrasi di atas.
Bila sang perempuan cukup bugar, boleh juga mencoba variasi lain. Caranya menarik lutut ke arah dada, lalu rentangkan sedemikian rupa sampai sang pria bisa berada di antara kedua lutut itu. Dengan posisi betis berada di sisi punggung sang pria, paha Anda menahan tubuhnya.
Dengan posisi ini keuntungannya dapat memberikan Anda keleluasaan untuk mengendalikan permainan, menahan berat tubuh sang pria, orgasme pun akan lebih mudah tercapai.
Tetapi, yang perlu Anda perhatikan adalah, bagaimana pun posisinya, kunci permainan adalah aliran adrenalin. Artinya, bila Anda merasa denyut nadi bertambah cepat, peluh mulai keluar, dan adrenalin mengalir lebih deras, barulah seks akan memuaskan Anda.
Bila pasangan menganggap seks hanya rutinitas, posisi apa pun tak akan dapat memuaskan. Jadi pertahankan aliran deras adrenalin itu dengan menenangkan pikiran Anda.
Hukum Suami yang Gemar Isap Payudara Istri

Apakah hukum seorang suami gemar menghisap payu dara isteri sambil terminum susunya sewaktu melakukan hubungan seks. Ini kerana suami saya amat gemar melakukan perbuatan tersebut dan saya juga menikmatinya. Pada masa yang sama, saya menyusukan anak perempuan berusia 10 bulan.
JAWAPAN:
Persetubuhan antara seorang lelaki dan perempuan menjadi halal melalui pernikahan yang sah. Nikah yang sah menjadi portfolio untuk mengadakan persetubuhan. Islam menghalalkannya dengan nikah dan mengharamkannya bagi mereka yang tidak bernikah.
Melalui perkahwinan tertunailah segala keinginan seorang lelaki dan keinginan seorang wanita. Fitrah semulajadi manusia telah dilengkapkan dengan keinginan ini. Mereka yang hidup dengan menahan dan mengorbankan keinginan fitrah nafsunya berhadapan dengan
pelbagai masalah di antaranya; psikologi yang terganggu, ketidakstabilan emosi, seterusnya membawa masalah dalam kehidupan seharian.
Dalam hal ini, Islam memberi ruang untuk seseorang itu menikmati keinginan nafsunya dengan izin syarak. Namun sebagai hamba yang diciptakan untuk mematuhi perintah Allah maka cara dan etika dalam mengadakan hubungan suami isteri perlu dijaga.
Ini kerana jimak juga dikira sebagai ibadat. Dalam surah al-Baqarah, Allah s.w.t. berfirman yang bermaksud, Isteri-isteri kamu adalah sebagai kebun tanaman kamu, oleh itu datangilah kebun tanaman kamu menurut cara yang kamu sukai dan sediakanlah (amal-amal yang baik) untuk diri kamu dan bertakwalah kepada Allah serta ketahuilah sesungguhnya kamu akan menemui-Nya (pada hari akhirat kelak). Dan berilah khabar gembira (wahai Muhammad) kepada orang-orang yang beriman.
Dalam ayat ini Allah s.w.t. menggambarkan sebagai ladang atau kebun itu dengan tatacara yang beradab, walaupun ayat ini menyatakan datanglah kepada isteri-isteri kamu mengikut kamu suka.
Mengikut al-Raghib al-Asfahani, makna kebun itu adalah tempat kamu menanam benih zuriat kamu.
Al-Jauhariy menegaskan bahawa “kebun dalam ayat ini adalah satu perumpamaan” manakala Ibn Abbas r.a. berpendapat: “siramlah tanaman kamu di mana ia boleh tumbuh”.
Allah memberikan kebebasan bagi suami isteri untuk menikmati jimak sesuai dengan kaedah dan cara yang dianggap sesuai menurut syarak. Maksudnya memenuhi kepuasan nafsu dengan tidak melampaui nilai dan adab.
Namun begitu, Islam juga menggariskan batas-batas jimak tersebut, seperti dilarang menjimak isteri ketika haid atau nifas, dilarang menjimak dubur isteri dan lain-lain.
Mengenai persoalan terminum susu isteri ketika bersetubuh sama ada secara sengaja atau sebaliknya. Harus menghisap payu dara isteri ketika berjimak, tetapi jika isteri dalam tempoh menyusukan anak adalah lebih baik tidak menghisapnya sampai terminum susu dari tubuh isteri.
Ini kerana mungkin mulut si suami boleh membawa kuman dan anak yang menghisap susu itu boleh terdedah kepada sebarang jangkitan kuman.
Perkara yang kedua ialah susu itu hak si anak dan bukan hak si suami. Walaupun dengan meminum susu si isteri tidak menjadikan lelaki itu bapa susuan.
Sekiranya perbuatan suami itu membawa mudarat kepada bayi dengan jangkitan kuman atau susu berkurangan, maka hukumnya
Persiapan menghadapi indahnya malam pertama

Malam pertama, adalah waktu yang amat menegangkan bagi pasangan pengantin. Bagi wanita, ketegangan itu kadangkala berlipat kali ganda. Berikut ada beberapa tips yang boleh dikongsi bersama.
1) Bau badan – Ingat, sebelum memasuki malam pertama, anda dan suami seharian bergerak, melayan tetamu serta saudara mara yang hadir, berulangkali menukar pakaian berpeluh dan penat. Untuk itu sebelum tidur, cubalah untuk mandi. Pakailah wangian yang lembut supaya rasa ghairah tidak padam apabila mencium bau badan anda.
2) Bau mulut - Cuba anda bayangkan, apa yang akan anda lakukan, ketika ingin mencium bibir pasangan anda, anda dapati udara yang anda sedut ‘berbau’ petai. Tentu ghairah anda hilang bukan..? Kerana itu hindarilah kemungkinan ini dengan mempersiapkan diri. Penyelesaiannya, pastikan anda memberus gigi sebelum ke kamar dan kalau boleh selalu menyediakan pepermint di tempat tidur.
3) Tergesa-gesa - Tergesa-gesa merupakan ‘penyakit’ paling umum. Ingin cepat sehingga langsung ke acara kemuncak. Maklumlah makanan baru, halal lagi! Tapi ingat anda harus bersabar. Sebaik-baiknya kedua-dua bertenang kerana seks dengan
dengan tenang itu lebih nikmat. Tergesa-gesa kadangkala boleh mendatangkan mudarat, rasa nikmat ‘kerjasama’ mungkin payah untuk dicapai dan juga ia mungkin boleh menyakitkan. Misalnya anda belum begitu terangsang dan suami ingin terus ‘menembak’ hasilnya boleh mengecewakan.
SETELAH tiga tips kecil menghadapi saat ‘pemanasan’ di malam pertama. Berikut adalah beberapa tips saat ‘bertempur’. Bacalah dengan teliti agar malam pertama anda menjadi kenangan yang tak dapat dilupakan.
1) Padamkan kekasaran – Jangan hanya berserah. Sekiranya anda rasa disakiti berterus teranglah dengan suami tetapi gunakan nada yang lembut supaya dia tidak tersinggung. Sekiranya ingin sama-sama menikmati keseronokan, bimbinglah suami anda ke ‘daerah-daerah’ yang boleh menambahkan ghairah. Anda juga boleh memainkan peranan dengan lebih aktif, dengan cara menuntun tangannya mengarahkan ke bahagian yang anda sukai.
2) Singkirkan rasa sakit – Kebanyakan wanita sering merasa sakit pada organ seksnya ketika berhubungan intim buat pertama kalinya. Hilangkan perasaan takut sebaliknya fikirkan perkara yang indah-indah ketika bersama suami. Perlu juga diketahui bahawa penyebab kurangnya cairan lubrikasi ialah stress, pengambilan ubat-ubatan dan penggunaan alat kontraseptif. Bila hal ini terjadi, minta suami supaya memanjangkan pemanasan sambil melihat apakah anda sudah bersedia untuk memulainya sekali kembali. Cara lain ialah dengan menggunakan cairan lubrikasi.
3) Beri dorongan pada suami – Bukan semua suami berjaya melalui malam pertama mereka dengan jayanya. Sesetengah daripada mereka akan tewas sebelum waktunya. Tapi jangan bimbang, ia munkin kerana stress dan kurangnya pengalaman. Selain kurangnya pengalaman dan stress, minuman beralkohol serta ubat-ubatan juga boleh menjadikan lelaki kurang ‘perkasa’. Maka pujuklah suami agar dia hilang rasa kecewanya sambil mengelus tubuhnya terutama daerah sensitif untuk menunjukkan rasa sayang dan keinginan anda terhadapnya. Katakan padanya kita boleh cuba lagi malam berikutnya.
4) Jangan pura-pura klimaks – Ramai wanita yang tidak ingin mengecewakan suaminya sering berpura-pura orgasme. Jangan lakukan hal itu kerana ia boleh membahayakan perhubungan anda. Memang ramai wanita yang agak sukar mencapai klimaks walaupun pasangannya sudah melakukan stimulasi sebaik mungkin pada daerah sensitifnya. Anda tak perlu malu untuk mengatakan padanya. Mungkin anda boleh memberi cadangan mengenai cara yang anda sukai dan memainkan peranan yang aktif juga. Jadikan aktiviti seks ini sebagai sesuatu yang menyenangkan bukannya membebankan anda.
BAGAIMANA? Tidak sukarkan menghadapi malam pertama? Mungkin tips ini boleh mengurangkan sedikit debaran di dada. Selamat mencuba dan semoga berbahagia sehingga ke akhir hayat.
Minggu, 09 Mei 2010
Asam Urat
Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu
serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik
itu sakit di tulangnya. Asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu
unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan
kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air
seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup
mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi.
Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Kandungan asam urat yang
tinggi menyebakan nyeri dan sakit dipersedian yang amat sangat, jika sudah
sangat parah, penderita bisa tidak bisa jalan.
Obat Traditional Asam Urat : -Sirsak dimakan begitu saja atau dijuice,
dimakan/minum tiap hari
-Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air,
sampai tinggal 1 gelas, diminum pagi dan sore -labu siam diparut kemudian
disaring diambil airnya diminum tiap hari. -Pengobatan H. Malik di Pamulang,
makan jamu²an...
-Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan
ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam
-kentang mentah dan apel malang di juice -Obat dari Ibu Winarto di Karya sari di 846 6766.. obat²an dari tumbuh²an
Makanan yang harus dihindari atau dikurangi jumlahnya : -minuman fermentasi
dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak.
-Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting,
-berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden,kornet sapi -Berbagai jeroan
seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus, -buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.
Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam
porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu : - ikan, daging kambing, daging
ayam, daging sapi,- tempe, emping, kacang, oncom,
- beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.
"Aku pernah baca kalo Asam urat itu bisa disembuhkan dengan memakan buah
Sirsak, bisa dijus atau dimakan langung (cmiiw)." (DM)
"Coba aja setiap hari pembantu kamu mengkonsumsi buah sirsak, obat
traditional ini cukup membantu. Pantangannya sudah pasti kacang- kacangan,
sayuran hijau seperti kangkung, daging jeroan kambing, emping dan yang lain
lain aku kurang begitu mengerti.
Ini berdasarkan pengalaman keluargaku. Just for Info, Kakakku ada 2 yang terkena Asam urat. Ini kisah nyata, yang penurut dan setiap hari makan sirsak sampai detik ini Alhamdulillah sehat wal afiat dan kakakku yang satunya (kurang nurut) dan suatu hari tergiur untuk makan sate jeroan kambing (sedih) akhirnya harus menghadap Allah Swt. tanggal 29 june tahun ini baru akan 40 hari kepergiannya. (aku jadi sedih lagi nih). yang terasa biasanya dipersendian persendian, pegel-pegel gitu. Tapi yang jelas rata-rata
penderita asam urat itu pegel/sakitnya dikaki. Bahkan kalo sudah positif dan
malah sudah parah penderita tidak bisa berjalan, karena daerah sekitar
persendian kaki (mata kaki) membengkak. " (FK)
"Saya dulu pernah dapat resep buat asam urat teman saya, labu siam diparut
kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari. kalo kakak saya minum
sarinya buah pace. yang saya tau ada obat namanya kalo gak salah
alopurinol.kalo saya sendiri ada bakat jg dg asam urat soalnya ibu dan kakak
saya kena juga. tapi saya cenderung tidak melakukan pengobatan, tapi
pencegahan dengan menghindari makan²an yang dilarang misal emping,
kemangi, jerohan, lamtoro, seafood, brokoli, makanan kaleng, kacang²an. kalo
pas kena ya saya biarin aja, saya inget² makan apa ya tadi? abis itu trus saya
hindari.. tapi sekarang alhamdulillah udah gak kumatan lagi lho. Dua minggu ini
saya coba makan kemangi so far baik² aja. saya minum Immunocal. pernah
denger gak moms.. itu lho, serum susu buat ningkatin daya imun tubuh. btw,
bukan hanya utk asam urat aja, bisa utk jantung, kanker, stroke, diabet, dll dr
yang ringan sampai yang serem... wah hebat deh si immunocal ini Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik itu sakit di tulangnya" (WA)
"Penyakit asam urat pada beberapa waktu lalu memang cenderung menyerang
usia senja. Namun kini banyak kasus ditemui pria maupun wanita berusia 20
tahunan pun banyak yang menderita penyakit ini. Setelah diteliti, pola makan
memegang peranan utama disusul oleh kebiasaan hidup tanpa olahraga.
Sayang bukan, jika usia baru menjelang 40 tahun namun Anda sudah
mengalami kekakuan sendi dan harus puas hanya duduk di kursi goyang
sepanjang hari. Menyangkut pola makan, sebaiknya Anda mengenali makanan
yang harus dihindari dan makanan yang harus dikurangi agar kadar asam urat
dalam tubuh tidak kelewat batas. Antara lain yang harus dihindari sama sekali
adalah berbagai macam minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti
bir, wiski, anggur, tape, dan tuak. Juga jangan sentuh sama sekali yang
namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting, berbagai jenis makanan
kaleng seperti sarden, kornet sapi, berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus, dan buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa. Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi, tempe, emping, kacang, oncom, beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.
Kadar asam urat yang normal dalam darah adalah 7 mg%, jika lebih dari itu maka Anda harus benarbenar diet berbagai jenis makanan yang telah disebutkan merangsang asam urat dalam darah. Bukan saja kekakuan sendi yang akan Anda derita namun juga kemungkinan penyakit lain seperti batu ginjal, kerusakan ginjal, dan tekanan darah tinggi. Ini bisa dimengerti karena asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Oleh karena itu sejak dini baiknya Anda memeriksakan diri jika mengalami gangguan linu dan kaku pada sendi yang kecil-kecil seperti jari tangan atau kaki. Dan mulailah hindari makanan perangsangnya, jangan tunda- tunda lagi! " (YS)
"Aku pernah baca di Trubus kalo daun Salam (yang biasa buat bumbu dapur itu
lo..) sangat ampuh untuk mengobati Asam Urat. Caranya beberapa lembar daun salam di rebus kemudian airnya diminum, pagi & sore, katanya airnya enak dan harum jadi seperti minum teh aja. (SA)
"Kalo asam urat, obat tradisional yang aku tau dan coba untuk suamiku adalah
daun salam. Jadi 7 lembar daun salam direbus dengan 2 gelas air hingga
menjadi satu gelas. diminum tiap pagi dan sore. 3 hari aja sembuh deh.....trus
kalo untuk pencegahan, minum tiap hari segelas aja. semoga membantu " (MA)
"Rasanya antara pegel dan sakit ...kebetulan aku pernah ngalamin waktu kuliah. aku lupa waktu itu sebabnya kenapa, tapi kemingkinan keturunan juga bisa kali ya? soalnya papaku dan adikku juga asam urat... belum kalo kambuh dan bengak, alhamdulilah aku cuma ngerasain sakit aja, sementara kalo papaku, sampe nggak bisa jalan mbak saking sakitnya..Alhamdulillah pengobatan tradisional ternyata membantu banget dan alhamdulillah papaku udah sembuh walaupun kalo salah makan dikit bisa ngerasa sakit dan bengkak lagi.. pengobatan tradisionalnya waktu itu sama H. Malik di Pamulang, makan
jamu²an... kalo sekarang papaku sering pijit ke Pak Dufung di Bogor.. (NY)
"Ibuku juga penderita asam urat... nah kalo' udah kumat gini biasanya ibuku suka minum cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu
sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan
diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam ....
biasanya beliau setelah minum ini cepet turun kadar asam uratnya. (MR)
"Ibuku juga sakit asam urat..sudah pernah coba berbagai macam obat
tradisional..dari rebusan daun salam, minum cuka apel, labu siam tapi akhirnya
cocok dg kentang mentah dan apel malang di juice dan aku sering kasih saran
juice ini ke beberapa teman, kebanyakan cocok tuh.. " (ER)
"Kalo obat tradisional aku ngga tau ya, cuma aku pernah baca ada beberapa
makanan pantangan seperti :
1. Bila kadar asam urat di atas 7 mg%, makanan yang dihindari adalah: Alkohol
(bir, wiski, anggur, tape, tuak). Remis, udang, tiram, kepiting. Makanan kaleng: corned beef, sarden, dll.Jeroan: hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus. Ekstrak daging: kaldu kental.
2. Beberapa buah-buahan: durian, apokat, dan air kelapa. 3. Makanan yang
dibatasi: Ikan. Daging: kambing, sapi, ayam. Kacang, belinjo/emping, oncom,
tempe. Beberapa jenis sayuran: brokoli, bayam, kangkung, kol, taoge." (DB)
serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik
itu sakit di tulangnya. Asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu
unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan
kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air
seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup
mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi.
Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Kandungan asam urat yang
tinggi menyebakan nyeri dan sakit dipersedian yang amat sangat, jika sudah
sangat parah, penderita bisa tidak bisa jalan.
Obat Traditional Asam Urat : -Sirsak dimakan begitu saja atau dijuice,
dimakan/minum tiap hari
-Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air,
sampai tinggal 1 gelas, diminum pagi dan sore -labu siam diparut kemudian
disaring diambil airnya diminum tiap hari. -Pengobatan H. Malik di Pamulang,
makan jamu²an...
-Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan
ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam
-kentang mentah dan apel malang di juice -Obat dari Ibu Winarto di Karya sari di 846 6766.. obat²an dari tumbuh²an
Makanan yang harus dihindari atau dikurangi jumlahnya : -minuman fermentasi
dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak.
-Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting,
-berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden,kornet sapi -Berbagai jeroan
seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus, -buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.
Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam
porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu : - ikan, daging kambing, daging
ayam, daging sapi,- tempe, emping, kacang, oncom,
- beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.
"Aku pernah baca kalo Asam urat itu bisa disembuhkan dengan memakan buah
Sirsak, bisa dijus atau dimakan langung (cmiiw)." (DM)
"Coba aja setiap hari pembantu kamu mengkonsumsi buah sirsak, obat
traditional ini cukup membantu. Pantangannya sudah pasti kacang- kacangan,
sayuran hijau seperti kangkung, daging jeroan kambing, emping dan yang lain
lain aku kurang begitu mengerti.
Ini berdasarkan pengalaman keluargaku. Just for Info, Kakakku ada 2 yang terkena Asam urat. Ini kisah nyata, yang penurut dan setiap hari makan sirsak sampai detik ini Alhamdulillah sehat wal afiat dan kakakku yang satunya (kurang nurut) dan suatu hari tergiur untuk makan sate jeroan kambing (sedih) akhirnya harus menghadap Allah Swt. tanggal 29 june tahun ini baru akan 40 hari kepergiannya. (aku jadi sedih lagi nih). yang terasa biasanya dipersendian persendian, pegel-pegel gitu. Tapi yang jelas rata-rata
penderita asam urat itu pegel/sakitnya dikaki. Bahkan kalo sudah positif dan
malah sudah parah penderita tidak bisa berjalan, karena daerah sekitar
persendian kaki (mata kaki) membengkak. " (FK)
"Saya dulu pernah dapat resep buat asam urat teman saya, labu siam diparut
kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari. kalo kakak saya minum
sarinya buah pace. yang saya tau ada obat namanya kalo gak salah
alopurinol.kalo saya sendiri ada bakat jg dg asam urat soalnya ibu dan kakak
saya kena juga. tapi saya cenderung tidak melakukan pengobatan, tapi
pencegahan dengan menghindari makan²an yang dilarang misal emping,
kemangi, jerohan, lamtoro, seafood, brokoli, makanan kaleng, kacang²an. kalo
pas kena ya saya biarin aja, saya inget² makan apa ya tadi? abis itu trus saya
hindari.. tapi sekarang alhamdulillah udah gak kumatan lagi lho. Dua minggu ini
saya coba makan kemangi so far baik² aja. saya minum Immunocal. pernah
denger gak moms.. itu lho, serum susu buat ningkatin daya imun tubuh. btw,
bukan hanya utk asam urat aja, bisa utk jantung, kanker, stroke, diabet, dll dr
yang ringan sampai yang serem... wah hebat deh si immunocal ini Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik itu sakit di tulangnya" (WA)
"Penyakit asam urat pada beberapa waktu lalu memang cenderung menyerang
usia senja. Namun kini banyak kasus ditemui pria maupun wanita berusia 20
tahunan pun banyak yang menderita penyakit ini. Setelah diteliti, pola makan
memegang peranan utama disusul oleh kebiasaan hidup tanpa olahraga.
Sayang bukan, jika usia baru menjelang 40 tahun namun Anda sudah
mengalami kekakuan sendi dan harus puas hanya duduk di kursi goyang
sepanjang hari. Menyangkut pola makan, sebaiknya Anda mengenali makanan
yang harus dihindari dan makanan yang harus dikurangi agar kadar asam urat
dalam tubuh tidak kelewat batas. Antara lain yang harus dihindari sama sekali
adalah berbagai macam minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti
bir, wiski, anggur, tape, dan tuak. Juga jangan sentuh sama sekali yang
namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting, berbagai jenis makanan
kaleng seperti sarden, kornet sapi, berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus, dan buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa. Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi, tempe, emping, kacang, oncom, beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.
Kadar asam urat yang normal dalam darah adalah 7 mg%, jika lebih dari itu maka Anda harus benarbenar diet berbagai jenis makanan yang telah disebutkan merangsang asam urat dalam darah. Bukan saja kekakuan sendi yang akan Anda derita namun juga kemungkinan penyakit lain seperti batu ginjal, kerusakan ginjal, dan tekanan darah tinggi. Ini bisa dimengerti karena asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Oleh karena itu sejak dini baiknya Anda memeriksakan diri jika mengalami gangguan linu dan kaku pada sendi yang kecil-kecil seperti jari tangan atau kaki. Dan mulailah hindari makanan perangsangnya, jangan tunda- tunda lagi! " (YS)
"Aku pernah baca di Trubus kalo daun Salam (yang biasa buat bumbu dapur itu
lo..) sangat ampuh untuk mengobati Asam Urat. Caranya beberapa lembar daun salam di rebus kemudian airnya diminum, pagi & sore, katanya airnya enak dan harum jadi seperti minum teh aja. (SA)
"Kalo asam urat, obat tradisional yang aku tau dan coba untuk suamiku adalah
daun salam. Jadi 7 lembar daun salam direbus dengan 2 gelas air hingga
menjadi satu gelas. diminum tiap pagi dan sore. 3 hari aja sembuh deh.....trus
kalo untuk pencegahan, minum tiap hari segelas aja. semoga membantu " (MA)
"Rasanya antara pegel dan sakit ...kebetulan aku pernah ngalamin waktu kuliah. aku lupa waktu itu sebabnya kenapa, tapi kemingkinan keturunan juga bisa kali ya? soalnya papaku dan adikku juga asam urat... belum kalo kambuh dan bengak, alhamdulilah aku cuma ngerasain sakit aja, sementara kalo papaku, sampe nggak bisa jalan mbak saking sakitnya..Alhamdulillah pengobatan tradisional ternyata membantu banget dan alhamdulillah papaku udah sembuh walaupun kalo salah makan dikit bisa ngerasa sakit dan bengkak lagi.. pengobatan tradisionalnya waktu itu sama H. Malik di Pamulang, makan
jamu²an... kalo sekarang papaku sering pijit ke Pak Dufung di Bogor.. (NY)
"Ibuku juga penderita asam urat... nah kalo' udah kumat gini biasanya ibuku suka minum cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu
sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan
diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam ....
biasanya beliau setelah minum ini cepet turun kadar asam uratnya. (MR)
"Ibuku juga sakit asam urat..sudah pernah coba berbagai macam obat
tradisional..dari rebusan daun salam, minum cuka apel, labu siam tapi akhirnya
cocok dg kentang mentah dan apel malang di juice dan aku sering kasih saran
juice ini ke beberapa teman, kebanyakan cocok tuh.. " (ER)
"Kalo obat tradisional aku ngga tau ya, cuma aku pernah baca ada beberapa
makanan pantangan seperti :
1. Bila kadar asam urat di atas 7 mg%, makanan yang dihindari adalah: Alkohol
(bir, wiski, anggur, tape, tuak). Remis, udang, tiram, kepiting. Makanan kaleng: corned beef, sarden, dll.Jeroan: hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus. Ekstrak daging: kaldu kental.
2. Beberapa buah-buahan: durian, apokat, dan air kelapa. 3. Makanan yang
dibatasi: Ikan. Daging: kambing, sapi, ayam. Kacang, belinjo/emping, oncom,
tempe. Beberapa jenis sayuran: brokoli, bayam, kangkung, kol, taoge." (DB)
Info Penyakit : Kolesterol Tinggi
(Kadar normal < 200 mg/dl)Akibat Yang Ditimbulkan :
Kolesterol menyebabkan asterosklerosis (penyempitan pembuluh darah), jantung koroner, stroke, tekanan darah tinggi dan hiperkolesterolemia.
Gejala Yang Ditimbulkan:
Stress, pusing kepala terasa berat, sering hilang keseimbangan, sakit bagian tengkuk belakang kepala, apabila sudah mengganggu jantung dada terasa berat dan sakit bagian kiri adakalanya bagian kanan agak sulit bernapas.
Stress, pusing kepala terasa berat, sering hilang keseimbangan, sakit bagian tengkuk belakang kepala, apabila sudah mengganggu jantung dada terasa berat dan sakit bagian kiri adakalanya bagian kanan agak sulit bernapas.
Pengobatan Herbal Yang Dianjurkan:
Jeruk manis (daging dan air buah), jeruk nipis (air buah), belimbing wuluh (daging dan sari buah), apel (daging dan sari buah), delima putih (daun dan daging buah), temulawak (rimpang), sambiloto (daun), ciplukan (daun), kumis kucing (daun), nenas (sari pati buah yang matang), buah merah (sari buah), alpokat mentah, jagung muda, daun sembung, kubis, akar manis, kunyit dan pepaya.
Jeruk manis (daging dan air buah), jeruk nipis (air buah), belimbing wuluh (daging dan sari buah), apel (daging dan sari buah), delima putih (daun dan daging buah), temulawak (rimpang), sambiloto (daun), ciplukan (daun), kumis kucing (daun), nenas (sari pati buah yang matang), buah merah (sari buah), alpokat mentah, jagung muda, daun sembung, kubis, akar manis, kunyit dan pepaya.
Makanan Yang Harus Dihindari:
Otak, telur, jeroan, lemak, santan, gorengan, durian, alpokat, udang, kepiting, cumi-cumi, ikan asin, telur asin, mentega.
Otak, telur, jeroan, lemak, santan, gorengan, durian, alpokat, udang, kepiting, cumi-cumi, ikan asin, telur asin, mentega.
ANEMIA PADA IBU HAMIL DAN PENCEGAHANNYA
A. DEFINISI ANEMIAAnemia pada wanita tidak hamil didefinisikan sebagai konsentrasi hemoglobin yang kurang dari 12 g/dl dan kurang dari 10 g/dl selama kehamilan atau masa nifas. Konsentrasi hemoglobin lebih rendah pada pertengahan kehamilan, pada awal kehamilan dan kembali menjelang aterm, kadar hemoglobin pada sebagian besar wanita sehat yang memiliki cadangan besi adalah 11g/dl atau lebih. Atas alasan tersebut, Centers for disease control (1990) mendefinisikan anemia sebagai kadar hemoglobin kurang dari 11 g/dl pada trimester pertama dan ketiga, dan kurang dari 10,5 g/dl pada trimester kedua (Suheimi, 2007).
Anemia defisiensi besi adalah anemia yang disebabkan oleh kurangnya zat besi dalam tubuh, sehingga kebutuhan zat besi (Fe) untuk eritropoesis tidak cukup, yang ditandai dengan gambaran sel darah merah hipokrom-mikrositer, kadar besi serum (Serum Iron = SI) dan jenuh transferin menurun, kapasitas ikat besi total (Total Iron Binding Capacity/TIBC) meninggi dan cadangan besi dalam sumsum tulang serta ditempat yang lain sangat kurang atau tidak ada sama sekali. Banyak faktor yang dapat menyebabkan timbulnya anemia defisiensi besi, antara lain, kurangnya asupan zat besi dan protein dari makanan, adanya gangguan absorbsi diusus, perdarahan akut maupun kronis, dan meningkatnya kebutuhan zat besi seperti pada wanita hamil, masa pertumbuhan, dan masa penyembuhan dari penyakit.
B. PATOFISIOLOGI ANEMIA PADA KEHAMILAN
Perubahan hematologi sehubungan dengan kehamilan adalah oleh karena perubahan sirkulasi yang makin meningkat terhadap plasenta dari pertumbuhan payudara. Volume plasma meningkat 45-65% dimulai pada trimester ke II kehamilan, dan maksimum terjadi pada bulan ke 9 dan meningkatnya sekitar 1000 ml, menurun sedikit menjelang aterem serta kembali normal 3 bulan setelah partus. Stimulasi yang meningkatkan volume plasma seperti laktogen plasenta, yang menyebabkan peningkatan sekresi aldesteron.
C. ETIOLOGI ANEMIA PADA KEHAMILAN
Etiologi anemia defisiensi besi pada kehamilan, yaitu:
a. Hipervolemia, menyebabkan terjadinya pengenceran darah.
b. Pertambahan darah tidak sebanding dengan pertambahan plasma.
c. Kurangnya zat besi dalam makanan.
d. Kebutuhan zat besi meningkat.
e. Gangguan pencernaan dan absorbsi.
D. GEJALA KLINIS
Wintrobe mengemukakan bahwa manifestasi klinis dari anemia defisiensi besi sangat bervariasi, bisa hampir tanpa gejala, bisa juga gejala-gejala penyakit dasarnya yang menonjol, ataupun bisa ditemukan gejala anemia bersama-sama dengan gejala penyakit dasarnya. Gejala-gejala dapat berupa kepala pusing, palpitasi, berkunang-kunang, perubahan jaringan epitel kuku, gangguan sistem neurumuskular, lesu, lemah, lelah, disphagia dan pembesaran kelenjar limpa. Pada umumnya sudah disepakati bahwa bila kadar hemoglobin < 7 gr/dl maka gejala-gejala dan tanda-tanda anemia akan jelas.
E. DERAJAT ANEMIA
Nilai ambang batas yang digunakan untuk menentukan status anemia ibu hamil, didasarkan pada criteria WHO tahun 1972 yang ditetapkan dalam 3 kategori, yaitu normal (≥11 gr/dl), anemia ringan (8-11 g/dl), dan anemia berat (kurang dari 8 g/dl). Berdasarkan hasil pemeriksaan darah ternyata rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil adalah sebesar 11.28 mg/dl, kadar hemoglobin terendah 7.63 mg/dl dan tertinggi 14.00 mg/dl.
Klasifikasi anemia yang lain adalah :
a. Hb 11 gr% : Tidak anemia
b. Hb 9-10 gr% : Anemia ringan
c. Hb 7 – 8 gr%: Anemia sedang
d. Hb < 7 gr% : Anemia berat.
F. DAMPAK ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA KEHAMILAN
Anemia juga menyebabkan rendahnya kemampuan jasmani karena sel-sel tubuh tidak cukup mendapat pasokan oksigen. Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Risiko kematian maternal, angka prematuritas, berat badan bayi lahir rendah, dan angka kematian perinatal meningkat. Di samping itu, perdarahan antepartum dan postpartum lebih sering dijumpai pada wanita yang anemis dan lebih sering berakibat fatal, sebab wanita yang anemis tidak dapat mentolerir kehilangan darah.
Dampak anemia pada kehamilan bervariasi dari keluhan yang sangat ringan hingga terjadinya gangguan kelangsungan kehamilan abortus, partus imatur/prematur), gangguan proses persalinan (inertia, atonia, partus lama, perdarahan atonis), gangguan pada masa nifas (subinvolusi rahim, daya tahan terhadap infek¬si dan stress kurang, produksi ASI rendah), dan gangguan pada janin (abortus, dismaturitas, mikrosomi, BBLR, kematian peri¬natal, dan lain-lain)
G. PENGOBATAN ANEMIA
Pengobatan anemia biasanya dengan pemberian tambahan zat besi. Sebagian besar tablet zat besi mengandung ferosulfat, besi glukonat atau suatu polisakarida. Tablet besi akan diserap dengan maksimal jika diminum 30 menit sebelum makan. Biasanya cukup diberikan 1 tablet/hari, kadang diperlukan 2 tablet. Kemampuan usus untuk menyerap zat besi adalah terbatas, karena itu pemberian zat besi dalam dosis yang lebih besar adalah sia-sia dan kemungkinan akan menyebabkan gangguan pencernaan dan sembelit. Zat besi hampir selalu menyebabkan tinja menjadi berwarna hitam, dan ini adalah efek samping yang normal dan tidak berbahaya
H. PENCEGAHAN ANEMIA
Anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan asupan zat besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Zat besi dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi daging (terutama daging merah) seperti sapi. Zat besi juga dapat ditemukan pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam dan kangkung, buncis, kacang polong, serta kacang-kacangan. Perlu diperhatikan bahwa zat besi yang terdapat pada daging lebih mudah diserap tubuh daripada zat besi pada sayuran atau pada makanan olahan seperti sereal yang diperkuat dengan zat besi.
Anemia juga bisa dicegah dengan mengatur jarak kehamilan atau kelahiran bayi. Makin sering seorang wanita mengalami kehamilan dan melahirkan, akan makin banyak kehilangan zat besi dan menjadi makin anemis. Jika persediaan cadangan Fe minimal, maka setiap kehamilan akan menguras persediaan Fe tubuh dan akhirnya menimbulkan anemia pada kehamilan berikutnya. Oleh karena itu, perlu diupayakan agar jarak antar kehamilan tidak terlalu pendek, minimal lebih dari 2 tahun.
Anemia pada Ibu Hamil
Sabtu, 30 Januari 2010 | 12:26 WIB
Shutter Stock
KOMPAS.com — Anemia pada kehamilan masih sering dijumpai di Indonesia. Keadaan ini memang dapat disebabkan oleh adanya anemia sebelum kehamilan karena anemia pada perempuan, termasuk perempuan muda, masih cukup tinggi. Namun, anemia juga bisa terjadi akibat kehamilan.
Kehamilan dapat menimbulkan anemia karena saat hamil terjadi peningkatan volume darah sehingga sel darah merah relatif menjadi lebih rendah. Selain itu, berkurangnya asupan makanan karena mual dan muntah serta risiko perdarahan pada waktu persalinan juga akan meningkatkan risiko anemia.
Jika hemoglobin pada kehamilan trimester pertama di bawah 11 g/dL dan pada trimester kedua dan ketiga di bawah 10 g/dL, itu sudah dianggap anemia. Pengaruh keadaan anemia terhadap kehamilan bergantung pada derajat anemia.
Jika anemia ringan, mungkin pengaruhnya hampir tak ada. Namun, jika hemoglobin di bawah 6 g/dL, ibu akan merasa lekas lelah, bahkan dapat terjadi gangguan fungsi jantung. Secara rutin biasanya pada kehamilan perlu diperiksa hemoglobin sehingga dapat dilakukan terapi. Penyebab anemia pada kehamilan yang sering adalah karena kurang besi.
Gejala anemia pada ibu hamil sama seperti anemia yang dialami orang dewasa, yaitu ibu menjadi tidak fit; lesu, lemah, letih, lelah, lalai (5L). Ibu hamil juga menjadi sering pusing, mata berkunang-kunang, bahkan sampai pingsan, mudah mengantuk, sesak napas, daya tahan tubuh menurun, dan mudah jatuh sakit.
Anemia sebaiknya tidak dibiarkan saja karena akibatnya bisa fatal, baik pada ibu maupun janinnya. Risiko yang terjadi antara lain keguguran, kelahiran prematur, persalinan lama, perdarahan pasca-melahirkan, bayi lahir dengan berat rendah, hingga kemungkinan bayi lahir dengan cacat bawaan.
Sayangnya, banyak ibu hamil kurang mengonsumsi zat besi, padahal zat besi dapat dipenuhi dari komposisi makanan yang bergizi dan seimbang. Untuk mencegah terjadinya anemia, biasanya dokter akan memberikan suplemen zat besi dengan asam folat. Namun, kalau sampai terjadi anemia berat, penanganan seperti transfusi darah mungkin saja diperlukan, tergantung dari bagimana kasusnya.
Kehamilan dapat menimbulkan anemia karena saat hamil terjadi peningkatan volume darah sehingga sel darah merah relatif menjadi lebih rendah. Selain itu, berkurangnya asupan makanan karena mual dan muntah serta risiko perdarahan pada waktu persalinan juga akan meningkatkan risiko anemia.
Jika hemoglobin pada kehamilan trimester pertama di bawah 11 g/dL dan pada trimester kedua dan ketiga di bawah 10 g/dL, itu sudah dianggap anemia. Pengaruh keadaan anemia terhadap kehamilan bergantung pada derajat anemia.
Jika anemia ringan, mungkin pengaruhnya hampir tak ada. Namun, jika hemoglobin di bawah 6 g/dL, ibu akan merasa lekas lelah, bahkan dapat terjadi gangguan fungsi jantung. Secara rutin biasanya pada kehamilan perlu diperiksa hemoglobin sehingga dapat dilakukan terapi. Penyebab anemia pada kehamilan yang sering adalah karena kurang besi.
Gejala anemia pada ibu hamil sama seperti anemia yang dialami orang dewasa, yaitu ibu menjadi tidak fit; lesu, lemah, letih, lelah, lalai (5L). Ibu hamil juga menjadi sering pusing, mata berkunang-kunang, bahkan sampai pingsan, mudah mengantuk, sesak napas, daya tahan tubuh menurun, dan mudah jatuh sakit.
Anemia sebaiknya tidak dibiarkan saja karena akibatnya bisa fatal, baik pada ibu maupun janinnya. Risiko yang terjadi antara lain keguguran, kelahiran prematur, persalinan lama, perdarahan pasca-melahirkan, bayi lahir dengan berat rendah, hingga kemungkinan bayi lahir dengan cacat bawaan.
Sayangnya, banyak ibu hamil kurang mengonsumsi zat besi, padahal zat besi dapat dipenuhi dari komposisi makanan yang bergizi dan seimbang. Untuk mencegah terjadinya anemia, biasanya dokter akan memberikan suplemen zat besi dengan asam folat. Namun, kalau sampai terjadi anemia berat, penanganan seperti transfusi darah mungkin saja diperlukan, tergantung dari bagimana kasusnya.
MAKALAH PERAN PENDAMPING SELAMA PROSES PERSALINAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang
Asuhan sayang ibu merupakan asuhan dengan prinsip saling menghargai budaya, kepercayaan dan keinginan sang ibu. Cara yang paling mudah untuk membayangkan asuhan sayang ibu adalah dengan menanyakan pada diri kita sendiri,”Seperti inikah asuhan yang ingin saya dapatkan?”atau “Apakah asuhan seperti ini yang saya inginkan untuk keluarga saya yang sedang hamil?” (DepKes RI, 2004).
Salah satu prinsip dasar asuhan sayang ibu adalah dengan mengikutsertakan suami dan keluarga selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa jika para ibu diperhatikan dan diberi dukungan selama persalinan dan kelahiran bayi serta mengetahui dengan baik proses persalinan dan asuhan yang akan mereka terima, mereka akan mendapatkan rasa aman dan keluaran yang lebih baik (Enkin,et al, 2000). Antara lain juga disebutkan bahwa asuhan tersebut dapat mengurangi jumlah persalinan dengan tindakanseperti ekstraksi vacum, cunam dan seksio cesarea. Persalinan juga akan berlangsung lebih cepat. (Enkin, et al, 2000).
Dukungan dalam persalinan seperti pujian, penentraman hati, tidakkan untuk meningkatkan kenyamanan ibu, kontak fisik, penjelesan tentang yang terjadi selama persalinan dan kelahiran serta sikap ramah yang konstan. Tugas-tugas tersebut dapat dipenuhi oleh bidan. Namun, pada praktiknya bidan juga harus melakukan prosedur medis yang dapat mengalihkan perhatian mereka dari ibu. (Nike Badhi Subeki, SKp, 2003)
Dalam hal ini, seorang wanita yang bersalin harus ditemani oleh orang yang ia percayai dan membuatnya merasa nyaman. Orang tersebut dapat berupa pasangannya, sahabatnya atau anggota keluarganya.
Di negara maju, wanita yang bersalin sering merasa terisolasi di dalam ruangan bersalin di RS besar yang dikelilingi oleh peralatan teknis serta tanpa dukungan dari pasangan atau anggota keluarganya. (Nike Badhi Subeki, SKp, 2003).
Di negara berkembang, beberapa RS besar terlalu dipadati oleh persalinan resiko rendah sehingga dukungan personal dan privasi tidak dapat diberikan. Di Indonesia, tidak semua RS mengizinkan suami atau anggota keluarga lainnya menemani ibu di ruang bersalin. Hampir seluruh persalinan berlangsung tanpa didamping oleh suami atau anggota keluarga lainnya.
Pendamping persalinan hanya dapat dihadirkan jika ibu bersalin di beberapa RS swasta, rumah dokter praktik swasta atau bidan praktik swasta. Dalam hal ini ibu bebas memilih siapa saja yang ia inginkan.
Di kota Padang sendiri, terutama di RS M. Djamil Padang pendamping persalinan tidak pernah dihadirkan. Ibu-ibu yang bersalin hanya didampingi oleh dokter, bidan/perawat atau mahasiswa praktek. ( Padang Ekspres,15 Maret 2008).
Dari fenomena-fenomena yang telah dijelaskan diatas maka penulis tertarik mengambil judul Peran Pendamping dalam Proses Persalinan.
2.1. Tujuan Penelitian
3.1.1. Tujuan Umum
Secara umum tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui peran pendamping selama proses persalinan.
3.1.2. Tujuan Khusus
3.1.2.1.Diketahuinya peran suami sebagai pendamping persalinan
3.1.2.2.Diketahuinya peran pendamping lainnya dalam persalinan
3.1 . Manfaat Penulisan
Penulisan makalah ini diharapkan berguna untuk :
• Menambah pengetahuan bagi profesi kebidanan tentang peran pendamping dalam proses persalinan
• Sebagai bahan pertimbangan untuk kenaikan pangkat fungsional
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Suami sebagai Pendamping persalinan
Menurut Lutfiatus Sholihah (2004) selama masa kehamilan, suami juga sudah harus diajak menyiapkan diri menyambut kedatangan sikecil, karena tidak semua suami siap mental untuk menunggui istrinya yang sedang kesakitan. Adakalanya mereka malah panik. Jadi persiapkan dari sekarang, ajak suami membaca buku tentang proses persalinan.
Menurut Dr. Ruth (2002) suami sebagai pendamping persalinan dapat melakukan hal sebagai berikut :
1. Memberi dorongan semangat yang akan dibutuhkan jika persalinan lebih lama dari yang diperkirakan. Suami sebaiknya diberitahu terlebih dahulu bahwa jika istri berteriak padanya hanya karena sang istri tidak mungkin berteriak pada dokter
2. Memijat bagian tubuh, agar anda tidak terlalu tegang atau untuk mengalihkan perhatian istri dari kontraksi. Pukulan perlahan pada perut yang disebut effleurage, dengan menggunakan ujung jari merupakan pijatan yang disarankan
3. Memastikan istri merasa nyaman dengan menyediakan bantal, air, permen atau potongan es untuk istri atau memanggilkan perawat atau dokter jika istri membutuhkan bantuan
4. Memegang istri saat mengedan agar istri memiliki pegangan saat mendorong dan memimpin istri agar mengedan dengan cara yang paling efektif
Bila suami tidak bersedia mendampingi saat proses persalinan, ibu sebaiknya jangan berkecil hati, mungkin suami tidak tega melihat istrinya kesakitan, jadi jangan paksa suami karena hal ini bisa berakibat fatal. Kehadiran suami tanpa tekanan dari luar, pada proses persalinan akan sangat penting dalam membantu istri terutama jika suami tahu banyak tentang proses melahirkan. Para suami sering mengeluhkan betapa tertekannya mereka kerena sama sekali tidak tahu apa yang harus dikerjakan untuk menolona istrinya. (Lutfiatus Sholihah, 2004:35).
Situasi atau kondisi dimana suami tidak bisa mendampingi selama proses persalinan seperti :
1. Suami tidak siap mental
Umumnya, suami tidak tega, lekas panik, saat melihat istri kesakitan atau tidak tahan bila harus malihat darah yang keluar saat persalinan. Tipe suami seperti ini bukanlah orang yang tepat menjadi pendamping diruang bersalin.
2. Tidak diizinkan pihak RS
Beberapa RS tidak mengizinkan kehadiran pendamping selain petugas medis bagi ibu yang menjalani proses persalinan, baik normal maupun cesar. Beberapa alasan yang diajukan adalah kehadiran pendamping dapat mengganggu konsentrasi petugas medis yang tengah membantu proses persalinan, tempat yang tidak luas dan kesterilan ruang operasi menjadi berkurang dengan hadirnya orang luar
3. Suami sedang dinas
Apabila suami sedang dinas ke tempat yang jauh sehingga tidak memungkinkan pulang untuk menemani istri bersalin tentu istri harus memahami kondisi ini. Walaupun tidak ada suami masih ada anggota keluarga lain seperti ibu yang dapat menemani. Momen persalinan pun dapat difilmkan dalam kamera video, sehingga saat kembali dari dians suami dapat melihat kelahiran buah hatinya.
Namun bagi suami yang siap mental mendapingi istrinya selama proses persalinan dapat memberikan manfaat seperti :
1. Memberi rasa tenang dan penguat psikis pada istri
Suami adalah orang terdekat yang dapat memberikan rasa aman dan tenang yang diharapkan istri selama proses persalinan. Ditengah kondisi yang tidak nyaman, istri memerlukan pegangan, dukungan dan semangat untuk mengurangi kecemasan dan ketakutannya.
2. Selalu ada bila dibutuhkan
Dengan berada disamping istri, suami siap membantu apa saja yang dibutuhkan istri.
3. Kedekatan emosi suami-istri bertambah
Suami akan melihat sendiri perjuangan hidup dan mati sang istri saat melahirkan anak sehingga membuatnya semakin sayang kepada istrinya
4. Menumbuhkan naluri kebapakan
5. Suami akan lebih menghargai istri
Melihat pengorbanan istri saat persalinan suami akan dapat lebih menghargai istrinya dan menjaga perilakunya. Karena dia akan mengingat bagaimana besarnya pengorbanan istrinya.
(www.mendampingi istri bersalin, sebuah tantangan.com)
2.2. Pendamping lainnya dalam persalinan
Menurut Mary Nolan (2004) beberapa ibu memilih pasangan dan ibunya sendiri untuk menjadi pendamping persalinannya. Ada sebuah penelitian yang sangat baik yang menunjukkan bahwa pendukung wanita efektif dalam meningkatkan hasil persalinan dan membantu calon ibu merasa percaya diri dalm melaksakan tanggungjawab pengasuhan terhadap bayinya.
Meskipun demikian, jika seorang calon ibu memilih pendamping wanita, umumnya mereka adalah anggota keluarganya atau sahabatnya. Sebuah pilihan yang jelas bagi calon ibu adalah ibunya sendiri.
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Selama masa kehamilan, suami juga sudah harus diajak menyiapkan diri menyambut kedatangan sikecil, karena tidak semua suami siap mental untuk menunggui istrinya yang sedang kesakitan. Adakalanya mereka malah panik. Jadi persiapkan dari sekarang, ajak suami membaca buku tentang proses persalinan.
Bila suami tidak bersedia mendampingi saat proses persalinan, ibu sebaiknya jangan berkecil hati, mungkin suami tidak tega melihat istrinya kesakitan, jadi jangan paksa suami karena hal ini bisa berakibat fatal. Kehadiran suami tanpa tekanan dari luar, pada proses persalinan akan sangat penting dalam membantu istri terutama jika suami tahu banyak tentang proses melahirkan. Para suami sering mengeluhkan betapa tertekannya mereka kerena sama sekali tidak tahu apa yang harus dikerjakan untuk menolona istrinya.
Situasi atau kondisi dimana suami tidak bisa mendampingi selama proses persalinan seperti suami tidak siap mental, tidak diizinkan pihak RS atau suami sedang dinas. Pada kondisi ini ibu dapat memilih ibunya sendiri untuk menjadi pendamping persalinannya. Ada sebuah penelitian yang sangat baik yang menunjukkan bahwa pendukung wanita efektif dalam meningkatkan hasil persalinan dan membantu calon ibu merasa percaya diri dalm melaksakan tanggungjawab pengasuhan terhadap bayinya.
3.2. Saran
• Selama proses persalinan sebaiknya seorang ibu didampingi oleh suami atau seseorang yang yang dipercayainya.
• Sebaiknya RS yang tidak mengizinkan pendamping berada selama proses persalinan membuat kebijakan tentang hal ini
• Mengingat besarnya manfaat seorang pendamping selama proses persalinan sebaiknya sebelum persalinan ibu sudah memutuskan siapa yang akan mendampinginya nanti selam persalinan.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi, 2002.Prosedur Penelitian. Jakarta. Rineka Cipta.
Depkes RI, 2004. Asuhan Persalinan Normal. Jakarta. Depkes RI.
Mander, Rosemary, 2004. Nyeri Persalinan. Jakarta. EGC.
Nolan, Mary, 2004. Kehamilan dan Melahirkan. Jakarta. Arcan.
Notoatmodjo, Soekidjo, 2002. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta
Sani, Rachman, 2002. Menuju Kelahiran yang Alami. Jakarta. 2002
Sholihah, Lutfiatus, 2004. Persiapan dan Strategi Menghadapi Persalinan Sehat dan Alamiah. Jakarta. Diva Press.
Varney, helen, dkk, 2002. Buku Saku Bidan. Jakarta.EGC
Westheimer, K Ruth, 2002. Mengkreasi Kehamilan dan Menjaga Kasih Sayang Bersama Dr. Ruth. Jakarta. Grafindo.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang
Asuhan sayang ibu merupakan asuhan dengan prinsip saling menghargai budaya, kepercayaan dan keinginan sang ibu. Cara yang paling mudah untuk membayangkan asuhan sayang ibu adalah dengan menanyakan pada diri kita sendiri,”Seperti inikah asuhan yang ingin saya dapatkan?”atau “Apakah asuhan seperti ini yang saya inginkan untuk keluarga saya yang sedang hamil?” (DepKes RI, 2004).
Salah satu prinsip dasar asuhan sayang ibu adalah dengan mengikutsertakan suami dan keluarga selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa jika para ibu diperhatikan dan diberi dukungan selama persalinan dan kelahiran bayi serta mengetahui dengan baik proses persalinan dan asuhan yang akan mereka terima, mereka akan mendapatkan rasa aman dan keluaran yang lebih baik (Enkin,et al, 2000). Antara lain juga disebutkan bahwa asuhan tersebut dapat mengurangi jumlah persalinan dengan tindakanseperti ekstraksi vacum, cunam dan seksio cesarea. Persalinan juga akan berlangsung lebih cepat. (Enkin, et al, 2000).
Dukungan dalam persalinan seperti pujian, penentraman hati, tidakkan untuk meningkatkan kenyamanan ibu, kontak fisik, penjelesan tentang yang terjadi selama persalinan dan kelahiran serta sikap ramah yang konstan. Tugas-tugas tersebut dapat dipenuhi oleh bidan. Namun, pada praktiknya bidan juga harus melakukan prosedur medis yang dapat mengalihkan perhatian mereka dari ibu. (Nike Badhi Subeki, SKp, 2003)
Dalam hal ini, seorang wanita yang bersalin harus ditemani oleh orang yang ia percayai dan membuatnya merasa nyaman. Orang tersebut dapat berupa pasangannya, sahabatnya atau anggota keluarganya.
Di negara maju, wanita yang bersalin sering merasa terisolasi di dalam ruangan bersalin di RS besar yang dikelilingi oleh peralatan teknis serta tanpa dukungan dari pasangan atau anggota keluarganya. (Nike Badhi Subeki, SKp, 2003).
Di negara berkembang, beberapa RS besar terlalu dipadati oleh persalinan resiko rendah sehingga dukungan personal dan privasi tidak dapat diberikan. Di Indonesia, tidak semua RS mengizinkan suami atau anggota keluarga lainnya menemani ibu di ruang bersalin. Hampir seluruh persalinan berlangsung tanpa didamping oleh suami atau anggota keluarga lainnya.
Pendamping persalinan hanya dapat dihadirkan jika ibu bersalin di beberapa RS swasta, rumah dokter praktik swasta atau bidan praktik swasta. Dalam hal ini ibu bebas memilih siapa saja yang ia inginkan.
Di kota Padang sendiri, terutama di RS M. Djamil Padang pendamping persalinan tidak pernah dihadirkan. Ibu-ibu yang bersalin hanya didampingi oleh dokter, bidan/perawat atau mahasiswa praktek. ( Padang Ekspres,15 Maret 2008).
Dari fenomena-fenomena yang telah dijelaskan diatas maka penulis tertarik mengambil judul Peran Pendamping dalam Proses Persalinan.
2.1. Tujuan Penelitian
3.1.1. Tujuan Umum
Secara umum tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui peran pendamping selama proses persalinan.
3.1.2. Tujuan Khusus
3.1.2.1.Diketahuinya peran suami sebagai pendamping persalinan
3.1.2.2.Diketahuinya peran pendamping lainnya dalam persalinan
3.1 . Manfaat Penulisan
Penulisan makalah ini diharapkan berguna untuk :
• Menambah pengetahuan bagi profesi kebidanan tentang peran pendamping dalam proses persalinan
• Sebagai bahan pertimbangan untuk kenaikan pangkat fungsional
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Suami sebagai Pendamping persalinan
Menurut Lutfiatus Sholihah (2004) selama masa kehamilan, suami juga sudah harus diajak menyiapkan diri menyambut kedatangan sikecil, karena tidak semua suami siap mental untuk menunggui istrinya yang sedang kesakitan. Adakalanya mereka malah panik. Jadi persiapkan dari sekarang, ajak suami membaca buku tentang proses persalinan.
Menurut Dr. Ruth (2002) suami sebagai pendamping persalinan dapat melakukan hal sebagai berikut :
1. Memberi dorongan semangat yang akan dibutuhkan jika persalinan lebih lama dari yang diperkirakan. Suami sebaiknya diberitahu terlebih dahulu bahwa jika istri berteriak padanya hanya karena sang istri tidak mungkin berteriak pada dokter
2. Memijat bagian tubuh, agar anda tidak terlalu tegang atau untuk mengalihkan perhatian istri dari kontraksi. Pukulan perlahan pada perut yang disebut effleurage, dengan menggunakan ujung jari merupakan pijatan yang disarankan
3. Memastikan istri merasa nyaman dengan menyediakan bantal, air, permen atau potongan es untuk istri atau memanggilkan perawat atau dokter jika istri membutuhkan bantuan
4. Memegang istri saat mengedan agar istri memiliki pegangan saat mendorong dan memimpin istri agar mengedan dengan cara yang paling efektif
Bila suami tidak bersedia mendampingi saat proses persalinan, ibu sebaiknya jangan berkecil hati, mungkin suami tidak tega melihat istrinya kesakitan, jadi jangan paksa suami karena hal ini bisa berakibat fatal. Kehadiran suami tanpa tekanan dari luar, pada proses persalinan akan sangat penting dalam membantu istri terutama jika suami tahu banyak tentang proses melahirkan. Para suami sering mengeluhkan betapa tertekannya mereka kerena sama sekali tidak tahu apa yang harus dikerjakan untuk menolona istrinya. (Lutfiatus Sholihah, 2004:35).
Situasi atau kondisi dimana suami tidak bisa mendampingi selama proses persalinan seperti :
1. Suami tidak siap mental
Umumnya, suami tidak tega, lekas panik, saat melihat istri kesakitan atau tidak tahan bila harus malihat darah yang keluar saat persalinan. Tipe suami seperti ini bukanlah orang yang tepat menjadi pendamping diruang bersalin.
2. Tidak diizinkan pihak RS
Beberapa RS tidak mengizinkan kehadiran pendamping selain petugas medis bagi ibu yang menjalani proses persalinan, baik normal maupun cesar. Beberapa alasan yang diajukan adalah kehadiran pendamping dapat mengganggu konsentrasi petugas medis yang tengah membantu proses persalinan, tempat yang tidak luas dan kesterilan ruang operasi menjadi berkurang dengan hadirnya orang luar
3. Suami sedang dinas
Apabila suami sedang dinas ke tempat yang jauh sehingga tidak memungkinkan pulang untuk menemani istri bersalin tentu istri harus memahami kondisi ini. Walaupun tidak ada suami masih ada anggota keluarga lain seperti ibu yang dapat menemani. Momen persalinan pun dapat difilmkan dalam kamera video, sehingga saat kembali dari dians suami dapat melihat kelahiran buah hatinya.
Namun bagi suami yang siap mental mendapingi istrinya selama proses persalinan dapat memberikan manfaat seperti :
1. Memberi rasa tenang dan penguat psikis pada istri
Suami adalah orang terdekat yang dapat memberikan rasa aman dan tenang yang diharapkan istri selama proses persalinan. Ditengah kondisi yang tidak nyaman, istri memerlukan pegangan, dukungan dan semangat untuk mengurangi kecemasan dan ketakutannya.
2. Selalu ada bila dibutuhkan
Dengan berada disamping istri, suami siap membantu apa saja yang dibutuhkan istri.
3. Kedekatan emosi suami-istri bertambah
Suami akan melihat sendiri perjuangan hidup dan mati sang istri saat melahirkan anak sehingga membuatnya semakin sayang kepada istrinya
4. Menumbuhkan naluri kebapakan
5. Suami akan lebih menghargai istri
Melihat pengorbanan istri saat persalinan suami akan dapat lebih menghargai istrinya dan menjaga perilakunya. Karena dia akan mengingat bagaimana besarnya pengorbanan istrinya.
(www.mendampingi istri bersalin, sebuah tantangan.com)
2.2. Pendamping lainnya dalam persalinan
Menurut Mary Nolan (2004) beberapa ibu memilih pasangan dan ibunya sendiri untuk menjadi pendamping persalinannya. Ada sebuah penelitian yang sangat baik yang menunjukkan bahwa pendukung wanita efektif dalam meningkatkan hasil persalinan dan membantu calon ibu merasa percaya diri dalm melaksakan tanggungjawab pengasuhan terhadap bayinya.
Meskipun demikian, jika seorang calon ibu memilih pendamping wanita, umumnya mereka adalah anggota keluarganya atau sahabatnya. Sebuah pilihan yang jelas bagi calon ibu adalah ibunya sendiri.
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Selama masa kehamilan, suami juga sudah harus diajak menyiapkan diri menyambut kedatangan sikecil, karena tidak semua suami siap mental untuk menunggui istrinya yang sedang kesakitan. Adakalanya mereka malah panik. Jadi persiapkan dari sekarang, ajak suami membaca buku tentang proses persalinan.
Bila suami tidak bersedia mendampingi saat proses persalinan, ibu sebaiknya jangan berkecil hati, mungkin suami tidak tega melihat istrinya kesakitan, jadi jangan paksa suami karena hal ini bisa berakibat fatal. Kehadiran suami tanpa tekanan dari luar, pada proses persalinan akan sangat penting dalam membantu istri terutama jika suami tahu banyak tentang proses melahirkan. Para suami sering mengeluhkan betapa tertekannya mereka kerena sama sekali tidak tahu apa yang harus dikerjakan untuk menolona istrinya.
Situasi atau kondisi dimana suami tidak bisa mendampingi selama proses persalinan seperti suami tidak siap mental, tidak diizinkan pihak RS atau suami sedang dinas. Pada kondisi ini ibu dapat memilih ibunya sendiri untuk menjadi pendamping persalinannya. Ada sebuah penelitian yang sangat baik yang menunjukkan bahwa pendukung wanita efektif dalam meningkatkan hasil persalinan dan membantu calon ibu merasa percaya diri dalm melaksakan tanggungjawab pengasuhan terhadap bayinya.
3.2. Saran
• Selama proses persalinan sebaiknya seorang ibu didampingi oleh suami atau seseorang yang yang dipercayainya.
• Sebaiknya RS yang tidak mengizinkan pendamping berada selama proses persalinan membuat kebijakan tentang hal ini
• Mengingat besarnya manfaat seorang pendamping selama proses persalinan sebaiknya sebelum persalinan ibu sudah memutuskan siapa yang akan mendampinginya nanti selam persalinan.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi, 2002.Prosedur Penelitian. Jakarta. Rineka Cipta.
Depkes RI, 2004. Asuhan Persalinan Normal. Jakarta. Depkes RI.
Mander, Rosemary, 2004. Nyeri Persalinan. Jakarta. EGC.
Nolan, Mary, 2004. Kehamilan dan Melahirkan. Jakarta. Arcan.
Notoatmodjo, Soekidjo, 2002. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta
Sani, Rachman, 2002. Menuju Kelahiran yang Alami. Jakarta. 2002
Sholihah, Lutfiatus, 2004. Persiapan dan Strategi Menghadapi Persalinan Sehat dan Alamiah. Jakarta. Diva Press.
Varney, helen, dkk, 2002. Buku Saku Bidan. Jakarta.EGC
Westheimer, K Ruth, 2002. Mengkreasi Kehamilan dan Menjaga Kasih Sayang Bersama Dr. Ruth. Jakarta. Grafindo.
MAKALAH PROMOSI KESEHATAN PADA IBU HAMIL
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kehamilan merupakan suatu masa dimana seorang ibu mengalami suatu perubahan pada dirinya baik fisik maupun psikologis. Pada ibu yang primipara,kehamilan merupakan suatu pengalaman yang baru.Sehingga ibu tersebut memerlukan suatu informasi yang berhubungan dengan kehamilannya.Bagi petugas kesehatan berkewajiban menyampaikan informasi-informasi yang diperlukan oleh ibu.Sehingga ibu dapat memahami keadaaannya dan dapat melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kehamilannya.
Oleh karena itu tenaga kesehatan dapat memberikan informasi melalui promosi kesehatan seperti penyuluhan tentang keadaan fisiologis dan patolohis dalam kehamilan, kebutuhan ibu selama kehamilan dan persiapan ibu dalam menghadapi persalinan dan kelahiran bayi. Dalam makalah ini penulis membahas mengenai hal-hal tersebut di atas yang diharapkan bermanfaat bagi pembeca terutama ibu hamil.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
• Untuk persyaratan dalam kenaikan pangkat bagi seorang pegawai negeri sipil golongan tiga.
• Untuk memberikan informasi terhadap pembaca terutama ibu hamil mengenai kehamilannya
BAB II
PEMBAHASAN
PROMOSI KESEHATAN PADA IBU HAMIL
Promosi kesehatan pada ibu hamil bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan hidup sehat bagi ibu hamil agar terwujud derajad kesehatan yang optimal.Diharapkan dengan penyuluhan dan informasi dari bidan bisa setiap ibu hamil dapat menjalani kehamilannya dengan tenang. Serta siap menghadapi persalinan.
Hal-hal yang perlu dipromosikan pada ibu hamil adalah sebagai berikut :
A. KEBUTUHAN NUTRISI IBU HAMIL
Selama kehamilan ibu membutuhkan tambahan asupan makanan untuk pertumbuhan janin dan pertahanan dirinya sendiri. Sebagai tenaga kesehatan sebaiknya melakukan upaya untuk mempromosikan tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil tersebut.
Jenis-jenis makanan:
a. Makanan pokok : karbohidrat sebagai sumber energi
b. Makanan pembangun : protein untuk tumbang janin
c. Makanan pelengkap : vitamin dan mineral
d. Makanan penunjang : lemak
Tambahan gizi yang diperlukan ibu hamil adalah :
Protein : dari 6 gr/hari menjadi 10 gr/hari
Energi / kalori : yang dapat diperolieh dari karbohidrat dan lemak
Vitamin : sebagai pengatur dan pelindung
Penambahan tersebut diperlukan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin, persiapan persalinan dan untuk melakukan aktivitas. Penambahan ini pada trimester pertama belum diperlukan, tetapi pada trimester dua dan tiga dibutuhkan penambahan nutrisi karena terjadi pertumbuhan dan perkembangan janin yang cepat.
3 Jenis makanan yang penting setiap hari dikonsumsi ibu hamil :
Zat besi : Untuk mencegah anemia sehingga tidak akan terjadi BBLR, perdarahan,dll
Kalsium : Untuk pertumbuhan tulang
Yodium : Untuk mencegah pembesaran kelenjar gondok pada ibu, perkembangan lambat sehingga akan terjadi retardasi mental, cebol.
Perubahan yang perlu dipahami ibu hamil :
• Tahap I (2 minggu setelah konsumsi)
Gizi yang diperlukan seperti biasa harus terpenuhi, tapi belum membutuhkan penambahan
• Tahap II (minggu ke 2 - minggu ke 8)
Sudah dibutuhkan nutrisi karena pada tahap ini sudah terbentuk jaringan-jaringan dan organ-organ tubuh janin
• Tahap III (minggu ke 8 – lahir)
Untuk persiapan persalinan, laktasi dan kesempurnaan janin
B. ISTIRAHAT
Istirahat bagi ibu hamil untuk meringankan urat syaraf atau mengurangi aktivitas otot.
Kegunaan istirahat adalah :
Untuk melepaskan lelah
Memberikan kesempatan pada tubuh untuk membentuk kegiatan baru
Menambah kesegaran untuk melakukan pekerjaan
Wanita hamil butuh istirahat yang cukup, wanita hamil dianjurkan untuk tidur siang karena udara panas mudah membuat merasa lebih baikan bila cukup banyak istirahat.
Releksasi tubuh yang sempurna mengatasi ketegangan fisik dan psikis selama hamil terutama pada saat melahirkan. Releksasi sangat berguna juga bagi kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya.
Agar ibu hamil dapat melakukan istirahat yang benar, maka ia perlu mengetahui bagaimana cara penyegaran tubuh dan sehat yaitu : pertama angkat tangan, kemudian turunkan, sekali lagi angkat kemudian tarik nafas dan hembuskan, lakukan dengan santai.
Cara tidur yang nyaman
Pertama-tama ibu hamil duduk perlahan, topanglah tubuh dengan tangan kanan. Kemudian sedikit miringkan badan ke kanan, tangan kiri menyilang ikut menopang tubuh ibu perlahan-lahan, kemudian ibu hamil bisa tidur dengan telentang.
Begitu juga saat bangun, terlebuh dahulu miringkan tubuh ke kanan, topanglah tubuh dengan tangan kanan. Bangunlah perlahan-lahan dan kemydian ibu hamil bisa duduk kembali. Kalau perut ibu semakin besar akan sulit untuk tidur dengan posisi telentang maupun sebaliknya. Untuk itu ibu merasa tidur dengan posisi miring ke kiri.
C. KEBUTUHAN PAKAIAN
Ibu hamil sebaiknya mengenakan pakaian yang memenuhi kriteria sebagai berikut :
Nyaman : pakaian sebaiknya tidak ada penekanan-penekanan pada bagian tertentu sehingga ibu tidak dapat bebas bergerak
Longgar : bukan berarti pakai baju yang terlalu besar, tapi yang dapat bergerak bebas
Tidak tebal : pakaian tebal akan menimbulkan rasa panas dan keluarnya keringat sehingga tidak bebas bergerak
Menarik : enak dipandang mata
Menyerap keringat : karena pada ibu hamil banyak keringat, maka dianjurkan memakai pakaian yang menyerap keringat. Disini ditekankan pada bahan dasarnya.
D. IMUNISASI
Pada masa kehamilan ibu hamil diharuskan melakukan imunisasi tetanus toksoid (TT). Gunanya pada antenatal dapat menurunkan kemungkinan kematian bayi karena tetanus. Ia juga dapat mencegah kematian ibu yang disebabkan oleh tetanus.
Menurut WHO seorang ibu tidak pernah diberikan imunisasi tetanus, sedikitnya 2x injeksi selama kehamilan ( I pada saat kunjungan antenatal I dan II pada 2 minggu kemudian )
Jadwal pemberian suntikan tetanus adalah :
• TT 1 selama kunjungan antenatal I
• TT 2 → 4 minggu setelah TT 1
• TT 3 → 6 minggu setelah TT 2
• TT 4 → 1 tahun setelah TT 3
• TT 5 → 1 tahun setelah TT 4
Karena imunisasi ini sangat penting, maka setiap ibu hamil hendaknya mengetahui dan mendapat informasi yang benar tentang imunisasi TT. Petugas kesehatan harus berusaha program ini terlaksana maksimal dan cepat.
E. SENAM HAMIL
Senam hamil bukan merupakan keharusan, namun dengan melakukan senam hamil akan memberikan banyak manfaat dalam membantu kelancaran proses persalina, antara lain dapat melatih cara mengedan yang benar. Kesiapan ini merupakan bakal bagi calon ibu pada saat persalinan.
Tujuan senam hamil adalah :
Memberikan dorongan serta melatih jasmani dan rohani ibu secara bertahap agar ibu dapat menghadapi persalinan dengan tenang, sehingga proses persalinan dapat berjalan lancar dan mudah
Membimbing wanita menuju suatu persalinan yang fisiologis
Melonggarkan persendian yang berhubungan dengan proses persalinan
Cara memperoleh kontraksi dan relokasi yang sempurna
Menguasai teknik-teknik pernapasan dalam persalinan
Dapat mengatur diri pada ketenangan
Manfaat senam hamil secara teratur :
• Memperbaiki sirkulasi darah
• Mengurangi pembengkakan
• Memperbaiki keseimbangan otot
• Mengurangi kram / kejang pada kaki
• Menguatkan otot-otot perut
• Mempercepat proses penyembuhan setelah melahirkan
Syarat-syarat mengikuti senam hamil :
Pemeriksaan kesehatan dan kehamilan oleh dokter / bidan
Lakukan latihan setelah kehamilan 22 minggu
Lakukan latihan secara teratur dan disiplin
Gerakan senam hamil ada 3 tahap :
Kunjungan I ada 4 tahap
Kunjungan II ada 7 tahap
Kunjungan III gabungan kedua tahap tersebut
Gerakan senam hamil pada kunjungan pertama :
1. Senam untuk kaki
Dududk di kursi dengan kaki dirapatkan dan telapak kaki ditaruh di lantai
Mengangkat jari-jari kaki secara perlahan lalu diturunkan, berguna untuk memperkuat otot panggul dan punggung sehingga dapat menopang tubuh ibu yang semakin besar
2. Duduk di kursi, silangkan kaki kanan diatas kaki kiri
Gerakkan ujung kaki perlahan-lahan ke atas dan turunkan, berguna untuk otot pinggang dan panggul
3. Senam duduk bersila
Duduk bersila
Letakkan kedua telapak tangan di atas lutut
Tekan lutut ke bawah perlahan-lahan, berguna untuk mengurangi kram kaki karena duduk terlalu lama
4. Cara tidur yang nyaman
Berbaring miring ke kiri dengan kaki ditekuk
Gerakan senam hamil pada kunjungan ke dua :
1. Senam posisi telentang
Tidurlah telentang dan tekuk lutut sedikit, jangan terlalu lebar dan arahkan telapak tangan kebawah dan berada di samping badan
Angkat pinggang secara perlahan-lahan
2. Senam posisi merangkak
Badan dalam posisi merangkak
Sambil menarik nafas angkat punggung ke atas dengan wajah menghadap ke bawah, membentuk lingkaran sambil perlahan-lahan mengangkat wajah, hembuslah nafas. Turunkan punggung kembali perlahan
3. Senam untuk lutut
Tidur telentang tekuk kaki kanan, lutut kanan digerakkan perlahan ke kanan, bergantian
4. Senam dengan kedua lutut
Senam telentang dengan kedua lutut ditekuk, kedua lutut digerakkan kekiri dan kanan
5. Gerakan untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan
Tidur dengan posisi kaki ditekuk, urut perut dengan kedua tangan dari bawah perut ke payudara
6. Cara mengejan
Posisi setengah duduk dan kaki direnggangkan
Perlahan-lahan tarik nafas sebanyak 3x pada hitungan ke empat tarik nafas dan tahan mengejan kearah pantat dan hembuskan
7. Cara pernapasan saat melahirkan
Dilakukan jika bidan mengatakan tidak usah mengejan lagi
Letakkan kedua tangan di atas dada
Buka mulut lebar-lebar bernapas pendek sambil mengatakan hah..hah
F. KUNJUNGAN PMERIKSAAN KEHAMILAN
Setiap wanita hamil menghadapi reaksi komplikasi yang bisa engancam jiwanya. Oleh karena itu, setiap wanita hamil memerlukan sedikitnya empat kali kunjungan selama periode antenatal :
• 1x kunjungan selama Trimester I (sebelum 14 mg)
• 1x knujungan selama Trimester II (antara mg 14-28)
• 2x kunjungan selama Trimester III (antara mg 28-36 dan sesuda mg 36)
Pada setiap kali kunjungan antenatal tersebut, perlu didapatkan informasai yang sangat penting. Tabel di bawah ini memberikan garis-garis besarnya :
Kunjugan Waktu Informasi Penting
TM I Sebelum mg ke-14 Membangun hubungan saling percaya antara petugas kesehatan dengan ibu hamil
Mendeteksi masalah dan menanganinya
Melakukan tindakan pencegahan spt tetanus neonaturum, anemia kekurangan zat besi, penggunaan praktek tradisional yang merugikan
Memulai persiapan kelahiran bayi dan kesiapan untuk menghadapi komplikasi
Mendorong perilaku yang sehat (gizi, latihan dan kebersihan dan sebagainya)
TM II Sebelum mg ke-28 Sama seperti di atas ditambah kewaspadaan khusus mangenai preeklamsia (tanya ibu tentang gejala-gejala preeklamsia, pantau tekanan darah, evaluasi oedema periksa untuk mengetahui proteinuria)
TM III Antara mg ke 28-36 Sama seperti di atas ditambah palpasi abdominal untuk mengetahui apakah ada kehamilan ganda
TM III Setelah mg ke-36 Sama seperti di atas, ditambah deteksi letak bayi yang tidak normal, atau kondisi lain yang memerlukan kelahiran di Rumah Sakit
Ibu hamil tersebut harus lebih sering dikunjungi jika terdapat masalah dan ia hendaknya disarankan untuk menemui petugas kesehatan bilamana ia merasakan tanda-tanda bahaya atau jika ia merasa khawatir.
G. TANDA-TANDA DINI BAHAYA / KOMPLIKASI PADA KEHAMILAN MUDA
1. Perdarahan Pervaginam
A. Abortus
→ Kegagalan kehamilan sebelum usia kehamialan 22 ninggu
Jenis abortus :
1. Abortus spontan
Abortus imminens
Tanda / gejala : perdarahan sedikit, nyeri abdomen
Penanganan : tirah baring, jangan melakukan aktifitas fisik berlebihan, hubungan sex dihentikan sementara, jika perdarahan berhenti lakukan ANC, jika perdarahan berlangsung nilai kondisi janin / USG
Abortus insipiens
Tanda / gejala : perdarahan banyak, nyeri karena kontraksi uterus kuat, ada pembukaan, besarnya uterus sesuai dengan usia kehamilan.
Penanganan : kuretase
Abortus incomplete
Tanda / gejala : perdarahan banyak, ada pembukaan, ada teraba sisa jaringan, uterus berkontraksi
Penanganan : kuretase
Abortus complete
Tanda / gejala : uterus lebih kecil dari usia kehamilan, perdarahan sedikit tapi nyeri perut bagian bawah, telah terjadi pengeluaran hasil konsepsi, perdarahan akan berhenti 10 hari bila berlanjut menjadi endometritis
Penanganan : tidak perlu evaluasi lagi, observasi untuk melihat adanya perdarahan, pastikan untuk tetap memantau kondisi ibu.
2. Abortus provokatus
Abortus medisinalis : melihat adanya komplikasi pada ibu
Abortus kriminalis : disengaja dengan alat dan obat
3. Abortus septik : adanya komplikasi pada ibu
4. Missed abortion
Apabila janin muda yang telah mati tertahan di dalam rahim selama 2 bulan atau lebih.
Tanda : rahim semakin mengecil, buah dada mengecil kembali, amenorrhoe berlangsung terus
Penanganan : di Rumah Sakit
B. Kehamilan Mola
Patologi : sebagian dari vili berubah menjadi gelembung-gelembung berisi cairan jernih
Tanda dan gejala :
• Perdarahan sedang banyak
• Serviks terbuka
• Uterus lunak dan lebih besar dari usia kehamilan
• Hyperemesis lebih lama
• Kram perut bagian bawah
• Tidak ada tanda-tanda adanya janin
• Keluar jaringan seperti anggur
Penanganan :Segera dikeluarkan karena bernahaya.
C. Kehamilan Ektopik
→ kehamilan dimana se telur yang dibuahi berimplantasi dan tumbuh diluar endometrium kavum uteri
Gejala : amenorhoe, nyeri perut, perdarahan pervaginam sedikit, syok karena hypovolemia, nyeru palpasi dan nyeri pada toucher, tumor dalam rongga panggul, gangguan kencing, Hb menurun.
2. Hyperemesis Gravidarum
→mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil
a. Ringan
Tanda / gejala :
• Mual muntah terus menerus
• Penderita lemah, tidak mau makan, BB menurun, tekanan darak menurun
• Nadi cepat ≥100x/menit
• Nafas agak cepat
• Nyeri epigastrium, bibir dan lidah kering
• Turgor kulit menurun
Penanganan : rawat jalan dengan diet sering ngemil, minum vitamin B6, tinggi karbohidrat rendah lemak.
b. Sedang
Tanda / gejala :
• Mual muntah yang hebat
• Lemah, apatis, turgor kulit mulai jelek
• Lidah kering dan kotor, nafas bau aseton
• Nadi kecil dan cepat, suhu naik, tekanan darah & BB menurun
• Dehidrasi, ikterus ringan, mata cekung.
c. Berat
Tanda / gejala :
• KU jelek
• Kesadaran menurun
• Nadi kecil, halus dan cepat
• Dehidrasi berat, ikterus
• Suhu badan meningkat, TD & BB turun
3. Nyeri Perut Bagian Bawah
→ Nyeri perut pada kehamilan 22 minggu atau kurang
Diagnosis nyeri perut bagian bawah :
a. Kista ovarium
Gejala dan tanda : nyeri perut, tumor adreksa pada PD, rasa tumor di perut bawah, perdarahan vaginal ringan
b. Apendisitis : radang umbai cacing usus buntu
Gejala : nyeri perut bawah, demam, nyeri lepas
c. Sintitis : disuria, sering berkemih, nyeri perut
d. Pielonefritis : infeksi akut saluran kemih dengan gejala disuria, demam tinggi, sering berkemih, nyeri perut
e. Peritronitis : radang selaput perut dalam rongga panggul, dengan gejala demam, nyeri perut bawah, bising usus negatif
f. Kehamilan ektopik : tandanya nyeri perut, ada perdarahan sedikit, serviks tertutup, uterus sedikit besar dan lunak
H. TANDA-TANDA DINI BAHAYA / KOMPLIKASI IBU DAN JANIN PADA KEHAMILAN LANJUT
1. Perdarahan Pervaginam
Disebut juga PerdarahanAntepartum, yaitu perdarahan yang terjadi setelah kehamilan 28 minggu (TM III), biasanya lebih banyak dan lebih berbahaya dari perdarahan kehamilan sebelum 20 minggu.
Pada TM III perdarahan disebabkan oleh :
a. Placenta Previa
→Placenta yang implantasi disekitar segmen-segmen bawah rahim, sehingga dapat menutupi sebagian / seluruh pembukaan jalan lahir.
Penyebabnya :
keadaan endometrium kurang baik, terdapat pada MP, Myoma Uteri, Curretase berulang-ulang
Pembagian Plasenta Previa :
totalis (seluruhnya), marginalis (pinggir), parsialis (sebagian)
Gejala dan tanda :
• Perdarahan tanpa nyeri
• Paerdarahan berulang-ulang
• Kepala anak Sangay tinggi
• Sering terjadi kelainan letal
• Pada PD terasa jaringan
• Darah berwarna merah sejajar dengan bekuan (terjadi pembukaan pembuluh darah)
• Dapat terjadi estela miksi dan defekasi, aktifitas fisisk kontraksi, brakston hicks, koitus.
Penanganan :
Bidan yang menghadapi plasenta previa dapat mengambil sikap dengan melakukan rujukan ke tempat pertolongan yang mempunyai fasilitas cukup
b. Solusio Placenta
→ Terlepasnya placenta sebelum waktunya dengan implantasi pada kehamilan TM III
Etiologi :
Hypertensi, tali pusat pendek, trauma, tekanan rahim membesar pada vena cava inferior, hydramnion gemelli, MP, usia lanjut. Defisiensi asam folik.
Tanda-tanda :
• Perdarahan disertai nyeri
• Perdarahan segar disusul dengan partus
• Warna darah merah kehitaman
• Palpasi sukar karena rahim keras
• Fundus uteri makin lama makin naik
• Bunyi jantung biasanya tidak ada
• Pada PD teraba ketuban yang tegang terus menerus.
2. Sakit Kepala yang hebat, Penglihatan Kabur, Bengkak pada Wajah & Tangan
• Hypertensi
Tanda :
• Tekanan Darah 140/90 mmHg
• Sistolik meningkat 30 mmHg dan Diastolik meningkat 15 mmHg
• Preeklamsia
→ Penyakit kehamilan yang disebabkan oleh kehamilan itu sendiri
Klasifikasi :
a. Preeklamsia ringan
Tanda : TD 140/90 mmHg, oedema kaki, jari tangan & muka/kenaikan BB1 Kg atau lebih perminggu, protein urin +1 atau +2 pada urin kateter
b. Preeklamsia berat
Tanda : TD 160/110 mmHg atau lebih, protein urin 5 gr atau lebih perliter, oliguria, yaitu jumlah urin kurang dari 500 cc/24 jam
Keluhan subjektif :
Nyeri epigastrium, gangguan penglihatan, nyeri kepala, oedema paru dan sianosis, gangguan kesadaran
Pencegahan :
• Pemeriksaan antenatal yang teratur
• Harus selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya preeklamsi kalau ada faktor-faktor predisporsi
• Berikan penerangan tentang menfaat istirahat dan tidur, ketenangan serta pentingnya mengatur diet rendah garam.
• Eklamsia
→ Kelanjutan preeklamsia berat menjadi eklamsi dengan tambahan gejala kejang-kejang / koma.
Kejang-kejang pada eklamsi terdiri dari tingakat :
a. Stadium invasi awal
• Berlangsung 30 – 35 detik
• Tangan dan kelopak mata bergetar
• Mata terbuka dengan pandangan kosong
• Kepala diputar ke kiri/ke kanan
b. Stadium kejang kronik
• Seluruh otot badan menjadi kaku,wajah kaku
• Tangan menggenggam dan kaki membengkak kedalam
• Pernafasan terhenti
• Muka mulai kelihatan sianosis
• Lidah dapat tergigit
• Mata melotot
• Muka kelihatan kongesti dan sianosis
• Stadium ini berlangsung kirr – kira 20 – 30 detik
c. Stadium kejang kronik
• Semua otot bekerja berulang – ulang dalam waktu cepat
• Mulut terbuka dan menutup
• Keluar ludah berbusa dan lidah dapat tergigit
• Mata melotot
• Muka kelihatan kongesti dan sianosis
• Berlangsung selama 1 – 2 menit
d. Stadium koma
• Lamanya ketidaksadaran (koma) itu berlangsung selama beberapa menit sampai berjam – jam
• Selama serangan TD meningkat
• Nadi cepat
• Suhu naik sampai 40 derajat celcius
Penanganan : menghindari tejadinya kejang berulang, mengurangi koma, meningkatkan jumlah di uresis.
3. Keluarnya Cairan Pervaginam
a. KPD
→ Pecahnya ketuban sebelum inpartu bila pembukaan pada PP <>
Etiologi :
Belum jelas sehingga preventif tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu menganjurkan ibu menjaga kebersihannya terutama bagi perineum
Patogenesis :
• Selaput ketuban terlalu tipis
• Infeksi
• Faktor predisporsi : MP, malposisi, disproporsi (ketidakseimbangan antara panggul dengan janin), servix incompeten
• KPD artifisial
Gejala dan tanda :
• Keluarnya cairan ketuban
• Ketuban pecah tiba-tiba
• Cairan tampak di introitus
• Tidak ada His dalam 1 jam
Penanganan : rujuk
b. Amnionitis
Gejala dan tanda :
• Cairan vagina berbau
• Demam menggigil
• Nyeri perut, uterus nyeri
• Nadi cepat
• Perdarahan pervaginam sedikit-sedikit
c. Vaginitis
Gejala dan tanda :
• Cairan vagina berbau
• Tidak ada riwayat KPD
• Gatal, keputihan, nyeri perut
• Disuria
4. Gerak Janin tidak Terasa
→ Ibu tidak merasakan lagi gerakan janin pada usia kehamilan 22 minggu atau selama persalinan.
a. Gawat janin
• Gerakan janin tidak ada
• DJJ abnormal (<> 100/menit)
• Cairan ketuban bercampur mekonium
b. Kematian janin
→ Kematian hasil konsepsi yang masih berada dalam uteri tanpa memandang umur kehamilannya.
Seba-sebab kematian janin :
• Toxemia gravidarum
• Penyakit infeksi
• Kelainan bawaan yang berat
Gejala :
• DJJ tidak terdengar lagi
• Rahim tidak membesar
• Fundus uteri makin turun
• Pergeseran anak tidak teraba lagi
• Palpasi tidak jelas
Penanganan / penatalaksanaan :
• Meningkatkan ANC
• Perbaikan teknik resusitasi
• Meningkatkan pemeriksaan kesehatan
• Mengatasi bentuk infeksi perinatal
5. Nyeri Perut yang Hebat
→ Ibu mengeluh nyeri perut pada kehamilan . 22 minggu
a. Ruptura uteri
Cara terjadinya :
• Ruptur uteri spontan
o Terjadi spontan dan sebagian besar pada persalinan
o Terjadi gangguan mekanisme persalinan sehingga menimbulkan ketegangan segmen bawah rahim yang berlebihan
• Ruptur uteri traumatik
o Terjadi pada persalinan
o Timbulnya ruptur uteri, karena tindakan seperti ekstraksi, forsep, vakum
• Ruptur uteri pada bekas luka uterus
o Terjadinya spontan
o Bekas SC
o Bekas operasi pada uterus
Gejala-gejala :
• Nyeri yang hebat
• Terjadi robekan dalam perutnya
• Akibat ruptur menimbulkan : syok dengan nadi cepat, kecil, pernafasan cepat dan pendek, TD menurun, tampak anemis
• Palpasi abdomen dapat dirasakan : janin dibawah dinding rahim, perut terasa sakit, sangat nyeri, teraba uterus yang berkontraksi
• Setelah terjadi infeksi dapat menjadi terasa nyeri, suhu meningkat
• Pada PD dijumpai : bagian terendah mudah didorong ke atas, terdapat perdarahan melalui vagina, dapat diraba tempat robekan pada dinding uterus.
I. PERSIAPAN PERSALINAN DAN KELAHIRAN BAYI
Persiapan persalinan yaitu rencana tindakan yang dibuat oleh ibu, anggota keluarga dan bidan
Komponen rencana persalinan :
1. Membuat rencana persalinan
berupa tempat bersalin, tenaga kesehatan yang terlatih, bagaimana berhubungan dengan tenaga kesehatan, yransportasi, teman dalam persalinan, serta biaya untuk persalina
2. Rencana pembuat keputusan
disini dibicarakan siapa yang bertindak sebagai pengambil keputusan utama, pembuat keputusan jika pembuat keputusan utama tidak ada
3. Mempersiapkan sistem transpor
dimana tempat bersalin, cara menjangkau tingkat asuhan lebih lanjut, fasilitas kesehatan untuk merujuk, mendapatkan dana, dan persiapan donor darah
4. Membuat rencana atau pola menabung
anjurkan keluarga menabung, sehingga jika diperlukan dapat diambil langsung, bidan bekerjasama dengan masyarakat dan tokoh masyarakat
5. Mempersiapkan barang-barang untuk persalinan
berupa pakaian ibu dan palaian bayi
Menyiapkan Kelahiran (Trimester III)
Banyak aktivitas yang dilakukan untuk menyambut kelahiran, misalnya baca buku, melihat film, mengikuti kelas-kelas pendidikan menjadi orang tua dan berdiskusi dengan wanita lain, mencari tahu cara perawatan yang memungkinkan (paterson etal 1990)
Pada ultipara mereka telah mempunyai riwayat sendiri tentang melahirkan yang mempengaruhi persiapan persalinan. Cemas bisa timbal karena perhatian tentang jalan lahir yang aman selama proses persalinan (mercer, rubin 1975). Rasa cemas Madang-kadang tidak diperlihatkan tetapi bidan perla tahu syarat tersebut.
Ibu perlu diberikan pendidikan bagaimana perilaku yang benar selama persalinan.
Persiapan terbaik untuk melahirkan menurut Laderman, 1984 adalah :
a. menyadari kenyaaan secara sehat tentang nyeri
b. menyeimbangkan resiko dengan rasa senang
c. keinginan tentang hadiah akhir berupa bayi
J. PERSIAPAN LAKTASI
Payudara adalah sumber ASI yang merupakan makanan utama bagi bayi yang perlu diperhatikan dalam persiapan laktasi adalah :
Bra harus sesuai dengan pembesaran payudara yang sifatnya menyokong payudara dari bawah, bukan menekan dari depan
Sebaliknya ibu hamil masuk dalam kelas ”bimbingan persiapan menyusui”
Penyuluhan (audio-visual) tentang :
• Keunggulan ASI dan kerugian susu botol
• Manfaat rawat gabung
• Perawatan bayi
• Gizo ibu hamil dan menyusui
• Keluarga berencana,dll
Dukungan psikologis pada ibu untuk menghadapi persalinan dan keyakinan dalam keberhasilan menyusui
Pelayanan pemeriksaan payudara dan senam hamil
Persiapan psikologis untuk ibu menyusui berupa sikap ibu dipengaruhi oleh faktor-faktor :
Adat istiadat / kebiasaan / kebiasaan menyusui di daerah masing-masing
Pengalaman menyusui sebelumnya / pengalaman menyusui dalam keluarga / tidak
Pengetahuan tentang manfaat ASI, kehamilan yang diinginkan atau tidak
Dukungan dari tenaga kesehatan, teman atau kerabat dekat.
Langkah-langkah yang harus diambil dalam mempersiapkan ibu secara kejiwaan untuk menyusui adalah :
Mendorong setiap ibu untuk percaya dan yakin bahwa ia dapat sukses dalam menyusui bayinya, menjelaskan pada ibu bahwa persalinan dan menyusui adalah proses alamiah yang hampir semua ibu berhasil menjalaninnya. Bila ada masalah, petugas kesehatan akan menolong dengan senang hati
Keyakinan ibu akan keuntungan ASI dan kerugian susu botol / formula
Memecahkan masalah yang timbul pada ibu yang mempunyai pengalaman menyusui sebelumnya, pengalaman kerabat atau keluarga lain
Mengikutsertakan suami atau anggota keluarga lain yang berperan dalam keluarga, ibu harus dapat beristirahat cukup untuk kesehatannya dan bayinya, sehingga perlu adanya pembagian tugas dalam keluarga
Setiap saat ibu diberi kesempatan untuk bertanya dan tenaga kesehatan harus dapat memperlihatkan perhatian dan kemauannya dalam membantu ibu sehingga keraguan atau ketakutan untuk bertanya tentang masalah yang dihadapinya.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Adapun kesimpulan dari pembahasan makalah ini adalah :
1. Ibu hamil membtuhkan nutrisi 2 kali lebih banyak dari pada keadaan tidak hamil.
2. Ibu hamil membutuhkan istirahat yang cukup untuk relaksasi tubuhnya dalam mengatasi ketegangan fisik dan psikis selama hamil.
3. ASI merupakan makanan utama bagi bayi, oleh karena itu ibu harus mempersiapkannya selama kehamilan baik dalam hal perawatan maupun kualitas nutrisi pembentukan ASI.
4. Ibu hamil memerlukan imunisasi TT untuk menurunkan infeksi tetanus bagi ibu dan janinnya.
5. Dalam hal berpakaian ibu memerlukan pakaian yang membuat ibu nyaman.
6. Ibu harus mengetahui tanda-tanda bahaya bagi ibu dan janin baik pada kehamilan muda maupun dalam kehamilan lanjut, seperti perdarahan pervaginam, oedema, nyeriperut yang hebat, dll.
7. Ibu harus memperhatikan keadaan fisik ibu dan pengaruh hubungan seksual bagi kehamilannya.
8. Pesiapan persalinan dan kelahiran bayi harus direncanaklan oleh ibu selama kehamilannya.
9. Ibu dianjurkan mengikuti kegiatan senam hamil untuk membantu mempelancar proses persalinan.
10. Kunjungan kahamilan dilakukan mi nimal 4 kali selama kehamilan.
B. SARAN
Ibu hamil harus mendapatk informasi mengenai kehamilannya. Informasi ini dapat diperoleh melalui penyuluhan-penyuluhan atau informasi langsung yang ditanyakan pada petugas kesehatan seperti bidan.
DAFTAR PUSTAKA
Saifuddin,
Sastrawinata, Sulaiman. 1983. Obstetri Fisiologi. Bandung : ELEMAN
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kehamilan merupakan suatu masa dimana seorang ibu mengalami suatu perubahan pada dirinya baik fisik maupun psikologis. Pada ibu yang primipara,kehamilan merupakan suatu pengalaman yang baru.Sehingga ibu tersebut memerlukan suatu informasi yang berhubungan dengan kehamilannya.Bagi petugas kesehatan berkewajiban menyampaikan informasi-informasi yang diperlukan oleh ibu.Sehingga ibu dapat memahami keadaaannya dan dapat melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kehamilannya.
Oleh karena itu tenaga kesehatan dapat memberikan informasi melalui promosi kesehatan seperti penyuluhan tentang keadaan fisiologis dan patolohis dalam kehamilan, kebutuhan ibu selama kehamilan dan persiapan ibu dalam menghadapi persalinan dan kelahiran bayi. Dalam makalah ini penulis membahas mengenai hal-hal tersebut di atas yang diharapkan bermanfaat bagi pembeca terutama ibu hamil.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah :
• Untuk persyaratan dalam kenaikan pangkat bagi seorang pegawai negeri sipil golongan tiga.
• Untuk memberikan informasi terhadap pembaca terutama ibu hamil mengenai kehamilannya
BAB II
PEMBAHASAN
PROMOSI KESEHATAN PADA IBU HAMIL
Promosi kesehatan pada ibu hamil bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan hidup sehat bagi ibu hamil agar terwujud derajad kesehatan yang optimal.Diharapkan dengan penyuluhan dan informasi dari bidan bisa setiap ibu hamil dapat menjalani kehamilannya dengan tenang. Serta siap menghadapi persalinan.
Hal-hal yang perlu dipromosikan pada ibu hamil adalah sebagai berikut :
A. KEBUTUHAN NUTRISI IBU HAMIL
Selama kehamilan ibu membutuhkan tambahan asupan makanan untuk pertumbuhan janin dan pertahanan dirinya sendiri. Sebagai tenaga kesehatan sebaiknya melakukan upaya untuk mempromosikan tentang kebutuhan nutrisi ibu hamil tersebut.
Jenis-jenis makanan:
a. Makanan pokok : karbohidrat sebagai sumber energi
b. Makanan pembangun : protein untuk tumbang janin
c. Makanan pelengkap : vitamin dan mineral
d. Makanan penunjang : lemak
Tambahan gizi yang diperlukan ibu hamil adalah :
Protein : dari 6 gr/hari menjadi 10 gr/hari
Energi / kalori : yang dapat diperolieh dari karbohidrat dan lemak
Vitamin : sebagai pengatur dan pelindung
Penambahan tersebut diperlukan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin, persiapan persalinan dan untuk melakukan aktivitas. Penambahan ini pada trimester pertama belum diperlukan, tetapi pada trimester dua dan tiga dibutuhkan penambahan nutrisi karena terjadi pertumbuhan dan perkembangan janin yang cepat.
3 Jenis makanan yang penting setiap hari dikonsumsi ibu hamil :
Zat besi : Untuk mencegah anemia sehingga tidak akan terjadi BBLR, perdarahan,dll
Kalsium : Untuk pertumbuhan tulang
Yodium : Untuk mencegah pembesaran kelenjar gondok pada ibu, perkembangan lambat sehingga akan terjadi retardasi mental, cebol.
Perubahan yang perlu dipahami ibu hamil :
• Tahap I (2 minggu setelah konsumsi)
Gizi yang diperlukan seperti biasa harus terpenuhi, tapi belum membutuhkan penambahan
• Tahap II (minggu ke 2 - minggu ke 8)
Sudah dibutuhkan nutrisi karena pada tahap ini sudah terbentuk jaringan-jaringan dan organ-organ tubuh janin
• Tahap III (minggu ke 8 – lahir)
Untuk persiapan persalinan, laktasi dan kesempurnaan janin
B. ISTIRAHAT
Istirahat bagi ibu hamil untuk meringankan urat syaraf atau mengurangi aktivitas otot.
Kegunaan istirahat adalah :
Untuk melepaskan lelah
Memberikan kesempatan pada tubuh untuk membentuk kegiatan baru
Menambah kesegaran untuk melakukan pekerjaan
Wanita hamil butuh istirahat yang cukup, wanita hamil dianjurkan untuk tidur siang karena udara panas mudah membuat merasa lebih baikan bila cukup banyak istirahat.
Releksasi tubuh yang sempurna mengatasi ketegangan fisik dan psikis selama hamil terutama pada saat melahirkan. Releksasi sangat berguna juga bagi kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya.
Agar ibu hamil dapat melakukan istirahat yang benar, maka ia perlu mengetahui bagaimana cara penyegaran tubuh dan sehat yaitu : pertama angkat tangan, kemudian turunkan, sekali lagi angkat kemudian tarik nafas dan hembuskan, lakukan dengan santai.
Cara tidur yang nyaman
Pertama-tama ibu hamil duduk perlahan, topanglah tubuh dengan tangan kanan. Kemudian sedikit miringkan badan ke kanan, tangan kiri menyilang ikut menopang tubuh ibu perlahan-lahan, kemudian ibu hamil bisa tidur dengan telentang.
Begitu juga saat bangun, terlebuh dahulu miringkan tubuh ke kanan, topanglah tubuh dengan tangan kanan. Bangunlah perlahan-lahan dan kemydian ibu hamil bisa duduk kembali. Kalau perut ibu semakin besar akan sulit untuk tidur dengan posisi telentang maupun sebaliknya. Untuk itu ibu merasa tidur dengan posisi miring ke kiri.
C. KEBUTUHAN PAKAIAN
Ibu hamil sebaiknya mengenakan pakaian yang memenuhi kriteria sebagai berikut :
Nyaman : pakaian sebaiknya tidak ada penekanan-penekanan pada bagian tertentu sehingga ibu tidak dapat bebas bergerak
Longgar : bukan berarti pakai baju yang terlalu besar, tapi yang dapat bergerak bebas
Tidak tebal : pakaian tebal akan menimbulkan rasa panas dan keluarnya keringat sehingga tidak bebas bergerak
Menarik : enak dipandang mata
Menyerap keringat : karena pada ibu hamil banyak keringat, maka dianjurkan memakai pakaian yang menyerap keringat. Disini ditekankan pada bahan dasarnya.
D. IMUNISASI
Pada masa kehamilan ibu hamil diharuskan melakukan imunisasi tetanus toksoid (TT). Gunanya pada antenatal dapat menurunkan kemungkinan kematian bayi karena tetanus. Ia juga dapat mencegah kematian ibu yang disebabkan oleh tetanus.
Menurut WHO seorang ibu tidak pernah diberikan imunisasi tetanus, sedikitnya 2x injeksi selama kehamilan ( I pada saat kunjungan antenatal I dan II pada 2 minggu kemudian )
Jadwal pemberian suntikan tetanus adalah :
• TT 1 selama kunjungan antenatal I
• TT 2 → 4 minggu setelah TT 1
• TT 3 → 6 minggu setelah TT 2
• TT 4 → 1 tahun setelah TT 3
• TT 5 → 1 tahun setelah TT 4
Karena imunisasi ini sangat penting, maka setiap ibu hamil hendaknya mengetahui dan mendapat informasi yang benar tentang imunisasi TT. Petugas kesehatan harus berusaha program ini terlaksana maksimal dan cepat.
E. SENAM HAMIL
Senam hamil bukan merupakan keharusan, namun dengan melakukan senam hamil akan memberikan banyak manfaat dalam membantu kelancaran proses persalina, antara lain dapat melatih cara mengedan yang benar. Kesiapan ini merupakan bakal bagi calon ibu pada saat persalinan.
Tujuan senam hamil adalah :
Memberikan dorongan serta melatih jasmani dan rohani ibu secara bertahap agar ibu dapat menghadapi persalinan dengan tenang, sehingga proses persalinan dapat berjalan lancar dan mudah
Membimbing wanita menuju suatu persalinan yang fisiologis
Melonggarkan persendian yang berhubungan dengan proses persalinan
Cara memperoleh kontraksi dan relokasi yang sempurna
Menguasai teknik-teknik pernapasan dalam persalinan
Dapat mengatur diri pada ketenangan
Manfaat senam hamil secara teratur :
• Memperbaiki sirkulasi darah
• Mengurangi pembengkakan
• Memperbaiki keseimbangan otot
• Mengurangi kram / kejang pada kaki
• Menguatkan otot-otot perut
• Mempercepat proses penyembuhan setelah melahirkan
Syarat-syarat mengikuti senam hamil :
Pemeriksaan kesehatan dan kehamilan oleh dokter / bidan
Lakukan latihan setelah kehamilan 22 minggu
Lakukan latihan secara teratur dan disiplin
Gerakan senam hamil ada 3 tahap :
Kunjungan I ada 4 tahap
Kunjungan II ada 7 tahap
Kunjungan III gabungan kedua tahap tersebut
Gerakan senam hamil pada kunjungan pertama :
1. Senam untuk kaki
Dududk di kursi dengan kaki dirapatkan dan telapak kaki ditaruh di lantai
Mengangkat jari-jari kaki secara perlahan lalu diturunkan, berguna untuk memperkuat otot panggul dan punggung sehingga dapat menopang tubuh ibu yang semakin besar
2. Duduk di kursi, silangkan kaki kanan diatas kaki kiri
Gerakkan ujung kaki perlahan-lahan ke atas dan turunkan, berguna untuk otot pinggang dan panggul
3. Senam duduk bersila
Duduk bersila
Letakkan kedua telapak tangan di atas lutut
Tekan lutut ke bawah perlahan-lahan, berguna untuk mengurangi kram kaki karena duduk terlalu lama
4. Cara tidur yang nyaman
Berbaring miring ke kiri dengan kaki ditekuk
Gerakan senam hamil pada kunjungan ke dua :
1. Senam posisi telentang
Tidurlah telentang dan tekuk lutut sedikit, jangan terlalu lebar dan arahkan telapak tangan kebawah dan berada di samping badan
Angkat pinggang secara perlahan-lahan
2. Senam posisi merangkak
Badan dalam posisi merangkak
Sambil menarik nafas angkat punggung ke atas dengan wajah menghadap ke bawah, membentuk lingkaran sambil perlahan-lahan mengangkat wajah, hembuslah nafas. Turunkan punggung kembali perlahan
3. Senam untuk lutut
Tidur telentang tekuk kaki kanan, lutut kanan digerakkan perlahan ke kanan, bergantian
4. Senam dengan kedua lutut
Senam telentang dengan kedua lutut ditekuk, kedua lutut digerakkan kekiri dan kanan
5. Gerakan untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan
Tidur dengan posisi kaki ditekuk, urut perut dengan kedua tangan dari bawah perut ke payudara
6. Cara mengejan
Posisi setengah duduk dan kaki direnggangkan
Perlahan-lahan tarik nafas sebanyak 3x pada hitungan ke empat tarik nafas dan tahan mengejan kearah pantat dan hembuskan
7. Cara pernapasan saat melahirkan
Dilakukan jika bidan mengatakan tidak usah mengejan lagi
Letakkan kedua tangan di atas dada
Buka mulut lebar-lebar bernapas pendek sambil mengatakan hah..hah
F. KUNJUNGAN PMERIKSAAN KEHAMILAN
Setiap wanita hamil menghadapi reaksi komplikasi yang bisa engancam jiwanya. Oleh karena itu, setiap wanita hamil memerlukan sedikitnya empat kali kunjungan selama periode antenatal :
• 1x kunjungan selama Trimester I (sebelum 14 mg)
• 1x knujungan selama Trimester II (antara mg 14-28)
• 2x kunjungan selama Trimester III (antara mg 28-36 dan sesuda mg 36)
Pada setiap kali kunjungan antenatal tersebut, perlu didapatkan informasai yang sangat penting. Tabel di bawah ini memberikan garis-garis besarnya :
Kunjugan Waktu Informasi Penting
TM I Sebelum mg ke-14 Membangun hubungan saling percaya antara petugas kesehatan dengan ibu hamil
Mendeteksi masalah dan menanganinya
Melakukan tindakan pencegahan spt tetanus neonaturum, anemia kekurangan zat besi, penggunaan praktek tradisional yang merugikan
Memulai persiapan kelahiran bayi dan kesiapan untuk menghadapi komplikasi
Mendorong perilaku yang sehat (gizi, latihan dan kebersihan dan sebagainya)
TM II Sebelum mg ke-28 Sama seperti di atas ditambah kewaspadaan khusus mangenai preeklamsia (tanya ibu tentang gejala-gejala preeklamsia, pantau tekanan darah, evaluasi oedema periksa untuk mengetahui proteinuria)
TM III Antara mg ke 28-36 Sama seperti di atas ditambah palpasi abdominal untuk mengetahui apakah ada kehamilan ganda
TM III Setelah mg ke-36 Sama seperti di atas, ditambah deteksi letak bayi yang tidak normal, atau kondisi lain yang memerlukan kelahiran di Rumah Sakit
Ibu hamil tersebut harus lebih sering dikunjungi jika terdapat masalah dan ia hendaknya disarankan untuk menemui petugas kesehatan bilamana ia merasakan tanda-tanda bahaya atau jika ia merasa khawatir.
G. TANDA-TANDA DINI BAHAYA / KOMPLIKASI PADA KEHAMILAN MUDA
1. Perdarahan Pervaginam
A. Abortus
→ Kegagalan kehamilan sebelum usia kehamialan 22 ninggu
Jenis abortus :
1. Abortus spontan
Abortus imminens
Tanda / gejala : perdarahan sedikit, nyeri abdomen
Penanganan : tirah baring, jangan melakukan aktifitas fisik berlebihan, hubungan sex dihentikan sementara, jika perdarahan berhenti lakukan ANC, jika perdarahan berlangsung nilai kondisi janin / USG
Abortus insipiens
Tanda / gejala : perdarahan banyak, nyeri karena kontraksi uterus kuat, ada pembukaan, besarnya uterus sesuai dengan usia kehamilan.
Penanganan : kuretase
Abortus incomplete
Tanda / gejala : perdarahan banyak, ada pembukaan, ada teraba sisa jaringan, uterus berkontraksi
Penanganan : kuretase
Abortus complete
Tanda / gejala : uterus lebih kecil dari usia kehamilan, perdarahan sedikit tapi nyeri perut bagian bawah, telah terjadi pengeluaran hasil konsepsi, perdarahan akan berhenti 10 hari bila berlanjut menjadi endometritis
Penanganan : tidak perlu evaluasi lagi, observasi untuk melihat adanya perdarahan, pastikan untuk tetap memantau kondisi ibu.
2. Abortus provokatus
Abortus medisinalis : melihat adanya komplikasi pada ibu
Abortus kriminalis : disengaja dengan alat dan obat
3. Abortus septik : adanya komplikasi pada ibu
4. Missed abortion
Apabila janin muda yang telah mati tertahan di dalam rahim selama 2 bulan atau lebih.
Tanda : rahim semakin mengecil, buah dada mengecil kembali, amenorrhoe berlangsung terus
Penanganan : di Rumah Sakit
B. Kehamilan Mola
Patologi : sebagian dari vili berubah menjadi gelembung-gelembung berisi cairan jernih
Tanda dan gejala :
• Perdarahan sedang banyak
• Serviks terbuka
• Uterus lunak dan lebih besar dari usia kehamilan
• Hyperemesis lebih lama
• Kram perut bagian bawah
• Tidak ada tanda-tanda adanya janin
• Keluar jaringan seperti anggur
Penanganan :Segera dikeluarkan karena bernahaya.
C. Kehamilan Ektopik
→ kehamilan dimana se telur yang dibuahi berimplantasi dan tumbuh diluar endometrium kavum uteri
Gejala : amenorhoe, nyeri perut, perdarahan pervaginam sedikit, syok karena hypovolemia, nyeru palpasi dan nyeri pada toucher, tumor dalam rongga panggul, gangguan kencing, Hb menurun.
2. Hyperemesis Gravidarum
→mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil
a. Ringan
Tanda / gejala :
• Mual muntah terus menerus
• Penderita lemah, tidak mau makan, BB menurun, tekanan darak menurun
• Nadi cepat ≥100x/menit
• Nafas agak cepat
• Nyeri epigastrium, bibir dan lidah kering
• Turgor kulit menurun
Penanganan : rawat jalan dengan diet sering ngemil, minum vitamin B6, tinggi karbohidrat rendah lemak.
b. Sedang
Tanda / gejala :
• Mual muntah yang hebat
• Lemah, apatis, turgor kulit mulai jelek
• Lidah kering dan kotor, nafas bau aseton
• Nadi kecil dan cepat, suhu naik, tekanan darah & BB menurun
• Dehidrasi, ikterus ringan, mata cekung.
c. Berat
Tanda / gejala :
• KU jelek
• Kesadaran menurun
• Nadi kecil, halus dan cepat
• Dehidrasi berat, ikterus
• Suhu badan meningkat, TD & BB turun
3. Nyeri Perut Bagian Bawah
→ Nyeri perut pada kehamilan 22 minggu atau kurang
Diagnosis nyeri perut bagian bawah :
a. Kista ovarium
Gejala dan tanda : nyeri perut, tumor adreksa pada PD, rasa tumor di perut bawah, perdarahan vaginal ringan
b. Apendisitis : radang umbai cacing usus buntu
Gejala : nyeri perut bawah, demam, nyeri lepas
c. Sintitis : disuria, sering berkemih, nyeri perut
d. Pielonefritis : infeksi akut saluran kemih dengan gejala disuria, demam tinggi, sering berkemih, nyeri perut
e. Peritronitis : radang selaput perut dalam rongga panggul, dengan gejala demam, nyeri perut bawah, bising usus negatif
f. Kehamilan ektopik : tandanya nyeri perut, ada perdarahan sedikit, serviks tertutup, uterus sedikit besar dan lunak
H. TANDA-TANDA DINI BAHAYA / KOMPLIKASI IBU DAN JANIN PADA KEHAMILAN LANJUT
1. Perdarahan Pervaginam
Disebut juga PerdarahanAntepartum, yaitu perdarahan yang terjadi setelah kehamilan 28 minggu (TM III), biasanya lebih banyak dan lebih berbahaya dari perdarahan kehamilan sebelum 20 minggu.
Pada TM III perdarahan disebabkan oleh :
a. Placenta Previa
→Placenta yang implantasi disekitar segmen-segmen bawah rahim, sehingga dapat menutupi sebagian / seluruh pembukaan jalan lahir.
Penyebabnya :
keadaan endometrium kurang baik, terdapat pada MP, Myoma Uteri, Curretase berulang-ulang
Pembagian Plasenta Previa :
totalis (seluruhnya), marginalis (pinggir), parsialis (sebagian)
Gejala dan tanda :
• Perdarahan tanpa nyeri
• Paerdarahan berulang-ulang
• Kepala anak Sangay tinggi
• Sering terjadi kelainan letal
• Pada PD terasa jaringan
• Darah berwarna merah sejajar dengan bekuan (terjadi pembukaan pembuluh darah)
• Dapat terjadi estela miksi dan defekasi, aktifitas fisisk kontraksi, brakston hicks, koitus.
Penanganan :
Bidan yang menghadapi plasenta previa dapat mengambil sikap dengan melakukan rujukan ke tempat pertolongan yang mempunyai fasilitas cukup
b. Solusio Placenta
→ Terlepasnya placenta sebelum waktunya dengan implantasi pada kehamilan TM III
Etiologi :
Hypertensi, tali pusat pendek, trauma, tekanan rahim membesar pada vena cava inferior, hydramnion gemelli, MP, usia lanjut. Defisiensi asam folik.
Tanda-tanda :
• Perdarahan disertai nyeri
• Perdarahan segar disusul dengan partus
• Warna darah merah kehitaman
• Palpasi sukar karena rahim keras
• Fundus uteri makin lama makin naik
• Bunyi jantung biasanya tidak ada
• Pada PD teraba ketuban yang tegang terus menerus.
2. Sakit Kepala yang hebat, Penglihatan Kabur, Bengkak pada Wajah & Tangan
• Hypertensi
Tanda :
• Tekanan Darah 140/90 mmHg
• Sistolik meningkat 30 mmHg dan Diastolik meningkat 15 mmHg
• Preeklamsia
→ Penyakit kehamilan yang disebabkan oleh kehamilan itu sendiri
Klasifikasi :
a. Preeklamsia ringan
Tanda : TD 140/90 mmHg, oedema kaki, jari tangan & muka/kenaikan BB1 Kg atau lebih perminggu, protein urin +1 atau +2 pada urin kateter
b. Preeklamsia berat
Tanda : TD 160/110 mmHg atau lebih, protein urin 5 gr atau lebih perliter, oliguria, yaitu jumlah urin kurang dari 500 cc/24 jam
Keluhan subjektif :
Nyeri epigastrium, gangguan penglihatan, nyeri kepala, oedema paru dan sianosis, gangguan kesadaran
Pencegahan :
• Pemeriksaan antenatal yang teratur
• Harus selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya preeklamsi kalau ada faktor-faktor predisporsi
• Berikan penerangan tentang menfaat istirahat dan tidur, ketenangan serta pentingnya mengatur diet rendah garam.
• Eklamsia
→ Kelanjutan preeklamsia berat menjadi eklamsi dengan tambahan gejala kejang-kejang / koma.
Kejang-kejang pada eklamsi terdiri dari tingakat :
a. Stadium invasi awal
• Berlangsung 30 – 35 detik
• Tangan dan kelopak mata bergetar
• Mata terbuka dengan pandangan kosong
• Kepala diputar ke kiri/ke kanan
b. Stadium kejang kronik
• Seluruh otot badan menjadi kaku,wajah kaku
• Tangan menggenggam dan kaki membengkak kedalam
• Pernafasan terhenti
• Muka mulai kelihatan sianosis
• Lidah dapat tergigit
• Mata melotot
• Muka kelihatan kongesti dan sianosis
• Stadium ini berlangsung kirr – kira 20 – 30 detik
c. Stadium kejang kronik
• Semua otot bekerja berulang – ulang dalam waktu cepat
• Mulut terbuka dan menutup
• Keluar ludah berbusa dan lidah dapat tergigit
• Mata melotot
• Muka kelihatan kongesti dan sianosis
• Berlangsung selama 1 – 2 menit
d. Stadium koma
• Lamanya ketidaksadaran (koma) itu berlangsung selama beberapa menit sampai berjam – jam
• Selama serangan TD meningkat
• Nadi cepat
• Suhu naik sampai 40 derajat celcius
Penanganan : menghindari tejadinya kejang berulang, mengurangi koma, meningkatkan jumlah di uresis.
3. Keluarnya Cairan Pervaginam
a. KPD
→ Pecahnya ketuban sebelum inpartu bila pembukaan pada PP <>
Etiologi :
Belum jelas sehingga preventif tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu menganjurkan ibu menjaga kebersihannya terutama bagi perineum
Patogenesis :
• Selaput ketuban terlalu tipis
• Infeksi
• Faktor predisporsi : MP, malposisi, disproporsi (ketidakseimbangan antara panggul dengan janin), servix incompeten
• KPD artifisial
Gejala dan tanda :
• Keluarnya cairan ketuban
• Ketuban pecah tiba-tiba
• Cairan tampak di introitus
• Tidak ada His dalam 1 jam
Penanganan : rujuk
b. Amnionitis
Gejala dan tanda :
• Cairan vagina berbau
• Demam menggigil
• Nyeri perut, uterus nyeri
• Nadi cepat
• Perdarahan pervaginam sedikit-sedikit
c. Vaginitis
Gejala dan tanda :
• Cairan vagina berbau
• Tidak ada riwayat KPD
• Gatal, keputihan, nyeri perut
• Disuria
4. Gerak Janin tidak Terasa
→ Ibu tidak merasakan lagi gerakan janin pada usia kehamilan 22 minggu atau selama persalinan.
a. Gawat janin
• Gerakan janin tidak ada
• DJJ abnormal (<> 100/menit)
• Cairan ketuban bercampur mekonium
b. Kematian janin
→ Kematian hasil konsepsi yang masih berada dalam uteri tanpa memandang umur kehamilannya.
Seba-sebab kematian janin :
• Toxemia gravidarum
• Penyakit infeksi
• Kelainan bawaan yang berat
Gejala :
• DJJ tidak terdengar lagi
• Rahim tidak membesar
• Fundus uteri makin turun
• Pergeseran anak tidak teraba lagi
• Palpasi tidak jelas
Penanganan / penatalaksanaan :
• Meningkatkan ANC
• Perbaikan teknik resusitasi
• Meningkatkan pemeriksaan kesehatan
• Mengatasi bentuk infeksi perinatal
5. Nyeri Perut yang Hebat
→ Ibu mengeluh nyeri perut pada kehamilan . 22 minggu
a. Ruptura uteri
Cara terjadinya :
• Ruptur uteri spontan
o Terjadi spontan dan sebagian besar pada persalinan
o Terjadi gangguan mekanisme persalinan sehingga menimbulkan ketegangan segmen bawah rahim yang berlebihan
• Ruptur uteri traumatik
o Terjadi pada persalinan
o Timbulnya ruptur uteri, karena tindakan seperti ekstraksi, forsep, vakum
• Ruptur uteri pada bekas luka uterus
o Terjadinya spontan
o Bekas SC
o Bekas operasi pada uterus
Gejala-gejala :
• Nyeri yang hebat
• Terjadi robekan dalam perutnya
• Akibat ruptur menimbulkan : syok dengan nadi cepat, kecil, pernafasan cepat dan pendek, TD menurun, tampak anemis
• Palpasi abdomen dapat dirasakan : janin dibawah dinding rahim, perut terasa sakit, sangat nyeri, teraba uterus yang berkontraksi
• Setelah terjadi infeksi dapat menjadi terasa nyeri, suhu meningkat
• Pada PD dijumpai : bagian terendah mudah didorong ke atas, terdapat perdarahan melalui vagina, dapat diraba tempat robekan pada dinding uterus.
I. PERSIAPAN PERSALINAN DAN KELAHIRAN BAYI
Persiapan persalinan yaitu rencana tindakan yang dibuat oleh ibu, anggota keluarga dan bidan
Komponen rencana persalinan :
1. Membuat rencana persalinan
berupa tempat bersalin, tenaga kesehatan yang terlatih, bagaimana berhubungan dengan tenaga kesehatan, yransportasi, teman dalam persalinan, serta biaya untuk persalina
2. Rencana pembuat keputusan
disini dibicarakan siapa yang bertindak sebagai pengambil keputusan utama, pembuat keputusan jika pembuat keputusan utama tidak ada
3. Mempersiapkan sistem transpor
dimana tempat bersalin, cara menjangkau tingkat asuhan lebih lanjut, fasilitas kesehatan untuk merujuk, mendapatkan dana, dan persiapan donor darah
4. Membuat rencana atau pola menabung
anjurkan keluarga menabung, sehingga jika diperlukan dapat diambil langsung, bidan bekerjasama dengan masyarakat dan tokoh masyarakat
5. Mempersiapkan barang-barang untuk persalinan
berupa pakaian ibu dan palaian bayi
Menyiapkan Kelahiran (Trimester III)
Banyak aktivitas yang dilakukan untuk menyambut kelahiran, misalnya baca buku, melihat film, mengikuti kelas-kelas pendidikan menjadi orang tua dan berdiskusi dengan wanita lain, mencari tahu cara perawatan yang memungkinkan (paterson etal 1990)
Pada ultipara mereka telah mempunyai riwayat sendiri tentang melahirkan yang mempengaruhi persiapan persalinan. Cemas bisa timbal karena perhatian tentang jalan lahir yang aman selama proses persalinan (mercer, rubin 1975). Rasa cemas Madang-kadang tidak diperlihatkan tetapi bidan perla tahu syarat tersebut.
Ibu perlu diberikan pendidikan bagaimana perilaku yang benar selama persalinan.
Persiapan terbaik untuk melahirkan menurut Laderman, 1984 adalah :
a. menyadari kenyaaan secara sehat tentang nyeri
b. menyeimbangkan resiko dengan rasa senang
c. keinginan tentang hadiah akhir berupa bayi
J. PERSIAPAN LAKTASI
Payudara adalah sumber ASI yang merupakan makanan utama bagi bayi yang perlu diperhatikan dalam persiapan laktasi adalah :
Bra harus sesuai dengan pembesaran payudara yang sifatnya menyokong payudara dari bawah, bukan menekan dari depan
Sebaliknya ibu hamil masuk dalam kelas ”bimbingan persiapan menyusui”
Penyuluhan (audio-visual) tentang :
• Keunggulan ASI dan kerugian susu botol
• Manfaat rawat gabung
• Perawatan bayi
• Gizo ibu hamil dan menyusui
• Keluarga berencana,dll
Dukungan psikologis pada ibu untuk menghadapi persalinan dan keyakinan dalam keberhasilan menyusui
Pelayanan pemeriksaan payudara dan senam hamil
Persiapan psikologis untuk ibu menyusui berupa sikap ibu dipengaruhi oleh faktor-faktor :
Adat istiadat / kebiasaan / kebiasaan menyusui di daerah masing-masing
Pengalaman menyusui sebelumnya / pengalaman menyusui dalam keluarga / tidak
Pengetahuan tentang manfaat ASI, kehamilan yang diinginkan atau tidak
Dukungan dari tenaga kesehatan, teman atau kerabat dekat.
Langkah-langkah yang harus diambil dalam mempersiapkan ibu secara kejiwaan untuk menyusui adalah :
Mendorong setiap ibu untuk percaya dan yakin bahwa ia dapat sukses dalam menyusui bayinya, menjelaskan pada ibu bahwa persalinan dan menyusui adalah proses alamiah yang hampir semua ibu berhasil menjalaninnya. Bila ada masalah, petugas kesehatan akan menolong dengan senang hati
Keyakinan ibu akan keuntungan ASI dan kerugian susu botol / formula
Memecahkan masalah yang timbul pada ibu yang mempunyai pengalaman menyusui sebelumnya, pengalaman kerabat atau keluarga lain
Mengikutsertakan suami atau anggota keluarga lain yang berperan dalam keluarga, ibu harus dapat beristirahat cukup untuk kesehatannya dan bayinya, sehingga perlu adanya pembagian tugas dalam keluarga
Setiap saat ibu diberi kesempatan untuk bertanya dan tenaga kesehatan harus dapat memperlihatkan perhatian dan kemauannya dalam membantu ibu sehingga keraguan atau ketakutan untuk bertanya tentang masalah yang dihadapinya.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Adapun kesimpulan dari pembahasan makalah ini adalah :
1. Ibu hamil membtuhkan nutrisi 2 kali lebih banyak dari pada keadaan tidak hamil.
2. Ibu hamil membutuhkan istirahat yang cukup untuk relaksasi tubuhnya dalam mengatasi ketegangan fisik dan psikis selama hamil.
3. ASI merupakan makanan utama bagi bayi, oleh karena itu ibu harus mempersiapkannya selama kehamilan baik dalam hal perawatan maupun kualitas nutrisi pembentukan ASI.
4. Ibu hamil memerlukan imunisasi TT untuk menurunkan infeksi tetanus bagi ibu dan janinnya.
5. Dalam hal berpakaian ibu memerlukan pakaian yang membuat ibu nyaman.
6. Ibu harus mengetahui tanda-tanda bahaya bagi ibu dan janin baik pada kehamilan muda maupun dalam kehamilan lanjut, seperti perdarahan pervaginam, oedema, nyeriperut yang hebat, dll.
7. Ibu harus memperhatikan keadaan fisik ibu dan pengaruh hubungan seksual bagi kehamilannya.
8. Pesiapan persalinan dan kelahiran bayi harus direncanaklan oleh ibu selama kehamilannya.
9. Ibu dianjurkan mengikuti kegiatan senam hamil untuk membantu mempelancar proses persalinan.
10. Kunjungan kahamilan dilakukan mi nimal 4 kali selama kehamilan.
B. SARAN
Ibu hamil harus mendapatk informasi mengenai kehamilannya. Informasi ini dapat diperoleh melalui penyuluhan-penyuluhan atau informasi langsung yang ditanyakan pada petugas kesehatan seperti bidan.
DAFTAR PUSTAKA
Saifuddin,
Sastrawinata, Sulaiman. 1983. Obstetri Fisiologi. Bandung : ELEMAN
Langganan:
Komentar (Atom)






















.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)










